RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Marabahan – Arus lalu lintas menuju Jembatan Alalak 2 dan kawasan Perumnas Banjarmasin sempat tersendat pada Selasa malam (2/6/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Kemacetan terjadi setelah sebuah mobil Honda HR-V bernomor Polisi DA 1168 YG berhenti di tengah jalan usai dikejar sejumlah pengendara.
Peristiwa itu terjadi di dekat eks Terminal Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.
Informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin di lapangan menyebutkan, kendaraan tersebut diduga terlibat dalam serangkaian tabrak lari di beberapa lokasi.
Alih-alih berhenti setelah menabrak pengendara, sopir disebut terus melaju hingga memicu kemarahan warga dan pengguna jalan.
Sejumlah pengendara kemudian melakukan pengejaran sambil berusaha menghentikan laju kendaraan tersebut.
"Untuk kronologis lengkapnya saya kurang tahu. Informasinya pengemudi sudah diamankan di Pos Lantas Simpang Empat Handil Bakti," ujar Kandar, relawan emergency.
"Kabarnya ada beberapa korban, dan awalnya menabrak seorang bapak-bapak di kawasan Sungai Tabuk sebelum dikejar sampai ke Handil Bakti," ujarnya lagi.
Menurut Kandar, relawan turut membantu proses evakuasi korban yang mengalami luka akibat insiden tersebut.
"Untuk kondisi masing-masing korban saya belum tahu pasti. Tapi ada yang mengalami luka lecet, sedangkan korban pertama di kawasan Sungai Tabuk kabarnya mengalami cedera pada bagian kaki," katanya.
Diduga Menabrak di Beberapa Lokasi
Di lokasi kejadian, warga sempat menduga pengemudi berada di bawah pengaruh minuman keras.
Namun dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.
Pengemudi sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan petugas ke Pos Macan Bahalap yang berada tidak jauh dari lokasi.
Seorang pedagang yang berjualan di sekitar lokasi mengaku terkejut melihat keramaian yang tiba-tiba datang dari arah Handil Bakti.
"Saya kaget karena banyak orang berteriak. Tiba-tiba mobil putih itu berhenti tepat di depan tempat saya berjualan," ujarnya.
Menurut pedagang tersebut, mobil itu sebelumnya disebut menabrak pengendara di sekitar Kompleks Yasmin. Kendaraan akhirnya berhenti setelah ban depan sebelah kanan pecah.
"Setelah berhenti, sopir dan penumpangnya langsung diminta keluar. Yang saya lihat ada dua orang laki-laki. Keduanya kemudian dibawa petugas ke Pos Macan. Kalau soal botol minuman saya tidak melihat langsung," tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait jumlah korban, kronologi lengkap, maupun penyebab pasti insiden tersebut. (*)
Editor : M. Ramli Arisno