RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai – Warga Desa Sungai Luang Hilir, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), digegerkan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya, Senin (1/6/2026), sekitar pukul 15.40 WITA.
Korban diidentifikasi sebagai Mah (41), warga Jalan Babirik–Danau Panggang RT 05 RW 04, Desa Sungai Luang Hilir.
Ia ditemukan oleh seorang warga yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Polisi Langsung Olah TKP
Mendapat laporan, personel Polsek Babirik bersama Unit Identifikasi Polres HSU segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryato melalui Kapolsek Babirik Iptu Fajar menyampaikan, petugas menemukan sejumlah barang bukti serta beberapa kondisi di dalam rumah yang menjadi bagian dari proses penyelidikan.
Tim Inafis Polres HSU turut mengamankan barang-barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Korban Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan
Keterangan keluarga menyebutkan, korban diketahui mengalami gangguan kejiwaan selama beberapa tahun terakhir dan masih menjalani pengobatan.
Pada hari kejadian, korban disebut berada sendirian di rumah.
"Keluarga menerangkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak sekitar tiga tahun terakhir dan masih menjalani pengobatan," ujar Iptu Fajar.
Petugas juga menemukan obat-obatan yang biasa dikonsumsi korban beserta dokumen pengobatan yang tersimpan di dalam tas miliknya.
Tim medis dari Puskesmas Babirik, didampingi Unit Identifikasi dan personel Polsek Babirik, melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah pada malam hari.
Hasilnya menjadi bagian dari laporan kepolisian.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak jenazah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Tidak Ada Indikasi Tindak Pidana
Kasi Humas Polres HSU Iptu Asep menyatakan, proses identifikasi awal telah diselesaikan dan tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada tindak pidana.
Polisi telah melakukan olah TKP, mencatat identitas korban dan saksi, serta meminta keterangan dari keluarga maupun warga yang mengetahui kejadian. (*)
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional atau krisis psikologis, segera hubungi keluarga, tenaga kesehatan, psikolog, atau layanan bantuan darurat terdekat.
Editor : M. Ramli Arisno