RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Seorang nenek berusia 75 tahun, Ruhani Jafar, warga Dusun Asam Cangkok, Desa Amawang Kanan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dilaporkan hilang sejak Senin (1/6/2026).
Nenek Ruhani terakhir terlihat sekitar pukul 12.00 WITA, sebelum berjalan keluar rumah sendirian. Seorang warga sempat melihatnya berjalan ke arah Palangsatan. Hingga sore hari, ia tak kunjung pulang.
Informasi hilangnya nenek Ruhani pertama kali tersebar sekitar pukul 18.00 WITA melalui grup WhatsApp Emergency.
Ciri-Ciri Fisik dan Kondisi Kesehatan
Menantu korban, Ira, mengatakan nenek Ruhani terakhir mengenakan baju berwarna jingga, celana hitam, tanpa kerudung, dan tanpa alas kaki.
"Sekitar jam 12 siang tadi nenek masih di rumah berbicara dengan kami, sebelum akhirnya pergi ke luar. Ada warga yang melihat nenek berjalan ke arah palangsatan," ujar Ira saat dikonfirmasi.
Kondisi nenek Ruhani diketahui sudah mengalami pikun dan memiliki gangguan kejiwaan. Keluarga menyebut biasanya rutin membawanya ke psikiater.
"Nenek sudah pikun, juga memiliki gangguan kejiwaan. Biasanya kami bawa ke psikiater," tambah Ira.
Sebelumnya, nenek Ruhani memang kerap berjalan-jalan di sekitar kampung dan selalu dijemput keluarga. Namun kali ini ia tak kunjung kembali.
Pencarian Dilakukan Malam Ini
Anggota Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) HSS, Thamrin, mengatakan tim langsung bergerak setelah menerima laporan.
"Setelah informasi masuk, sekitar jam 20.00 tadi kami langsung bergerak melakukan pencarian. Untuk malam ini, pencarian dilakukan di sekitar lokasi dulu karena belum diketahui pasti ke mana arah nenek ini," jelas Thamrin.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan bersama warga masih menyisir kawasan sekitar Dusun Asam Cangkok.
Jika malam ini nenek Ruhani belum ditemukan, pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya.
"Apabila malam ini belum ditemukan, pencarian akan dilanjutkan besok," pungkas Thamrin.
Warga yang melihat nenek Ruhani diminta segera menghubungi petugas atau keluarga. (*)
Editor : M. Ramli Arisno