Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bor Listrik Rusak Renggut Nyawa Pekerja di Area Rawa Beruntung Baru

M Fadlan Zakiri • Rabu, 27 Mei 2026 | 06:42 WIB

MEMERIKSA: Kapolsek Beruntung Baru, IPDA Deden Aprianto Lesmana memeriksa mesin bor listrik yang diduga jadi penyebab tewasnya seorang tukang bangunan di Desa Babirik, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar. (POLSEK BERUNTUNG BARU)
MEMERIKSA: Kapolsek Beruntung Baru, IPDA Deden Aprianto Lesmana memeriksa mesin bor listrik yang diduga jadi penyebab tewasnya seorang tukang bangunan di Desa Babirik, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar. (POLSEK BERUNTUNG BARU)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Martapura — Seorang pekerja bangunan bernama Rahmadi (42) meninggal dunia akibat tersengat arus bocor mesin bor listrik.

Saat itu ia bekerja di bawah rumah panggung di area rawa, Desa Babirik, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 09.30 Wita.

Tragisnya, mesin bor itu sebelumnya pernah bermasalah dan diperbaiki sendiri oleh korban.

Korban Tergeletak Tak Sadar di Area Rawa Berair

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kapolsek Beruntung Baru IPDA Deden Aprianto Lesmana menjelaskan, saat kejadian Rahmadi bekerja bersama dua rekannya, Buhari dan Gazali, membangun rumah milik kerabatnya di Desa Babirik.

"Korban bersama dua rekannya saat itu bekerja membangun rumah milik kerabatnya di Desa Babirik," ujar Deden saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026) malam.

Korban berada di bawah rumah panggung di area sawah tergenang air, menggunakan mesin bor listrik untuk memasang suai atau plang kayu.

Tiba-tiba, rekannya Gazali melihat Rahmadi tergeletak tak sadarkan diri.

Gazali langsung mencabut stop kontak dan membawa korban ke teras rumah untuk diberi pertolongan.

Namun korban sudah meninggal dunia dengan luka bakar di telapak tangan kanan akibat sengatan listrik.

Bor Listrik Bermasalah, Korban Perbaiki Sendiri

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan fakta krusial: mesin bor listrik yang digunakan Rahmadi sebelumnya sudah diketahui bermasalah.

"Saksi menerangkan sebelumnya korban pernah mengeluhkan ada setrum kecil dari mesin bor tersebut. Alat itu kemudian diperbaiki sendiri oleh korban dan kembali digunakan saat bekerja," kata Deden.

Dugaan arus bocor makin kuat mengingat lokasi kerja yang basah karena berada di area rawa, ditambah korban tidak memakai sepatu boot saat bekerja.

Polisi mengamankan satu unit bor listrik warna merah beserta kabel sepanjang lima meter sebagai barang bukti.

Aliran listrik yang digunakan dipastikan berasal dari instalasi rumah normal, bukan sambungan ilegal.

Pihak keluarga menolak visum dan menyatakan kejadian ini sebagai musibah. Rahmadi telah dimakamkan di pemakaman umum Desa Muara Halayung.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian ini murni kecelakaan kerja," tegas Deden.

Polisi Ingatkan Bahaya Listrik di Kawasan Rawa

Usai olah TKP, Kapolsek Beruntung Baru dan jajaran langsung bertolak ke rumah duka di Desa Muara Halayung untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Deden mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan rawa dan perairan, untuk lebih waspada menggunakan peralatan listrik.

"Terutama di wilayah rawa dan perairan yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi terhadap sengatan arus listrik seperti di wilayah sini," ungkapnya.

Sebagian besar rumah warga di Kecamatan Beruntung Baru berdiri di atas sungai, sawah, dan rawa berair sehingga kondisi instalasi listrik perlu mendapat perhatian serius.

Warga diminta rutin memeriksa kondisi kabel rumah masing-masing karena potensi kabel tergesek atau lecet sangat tinggi di kawasan perairan.

Deden juga mengingatkan warga menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan, terutama di dekat jaringan listrik.

Polsek Beruntung Baru akan berkoordinasi dengan PLN untuk pemangkasan dahan dan ranting pohon yang berpotensi mengganggu jalur kabel listrik.

"Langkah ini untuk mencegah kejadian serupa dan menjaga keselamatan masyarakat," tutupnya. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#tewas tersengat arus listrik #arus bocor bor listrik #kawasan rawa Babirik #Beruntung Baru Kabupaten Banjar #Kecelakaan Kerja