Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kantor PDAM Batola Digeledah Kejaksaan, Direksi dan Karyawan Hingga Satpam Dikumpulkan dan Tidak Boleh Pulang Sampai Malam, Dijaga Aparat TNI

Maulana Radar Banjarmasin • Selasa, 21 April 2026 | 16:23 WIB
Kantor PDAM Batola, Jalan AES Nasution, Nomor 1, Marabahan.(Foto
Kantor PDAM Batola, Jalan AES Nasution, Nomor 1, Marabahan.(Foto:Maulana/Radar Banjarmasin) 

RADAR BANJARMASIN.JAWA POS.COM, MARABAHAN – Kantor Perusahaan Daerah Air Minum Barito Kuala (PDAM Batola) yang berlokasi di Jalan AES Nasution, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola) digeledah oleh Kejaksaan Negeri Batola, Selasa (21/4/2026).

Pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan dinas kejaksaan terparkir di halaman Kantor PDAM Batola yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Kantor Pemkab Batola.

Pintu utama hingga bagian belakang gedung dipasangi garis pengamanan berwarna merah putih.

Baca Juga: Visa Tinggal di Australia Dipertanyakan, Awkarin Sindir Pedas Warganet

Terlihat tidak ada aktivitas karyawan di dalam kantor. Informasi yang dihimpun, seluruh telepon genggam atau ponsel milik karyawan turut diamankan. 

Tim Kejari Batola disebut tiba di lokasi sekitar waktu siang hari.

Selain itu, tampak pula personel TNI berseragam lengkap berjaga di luar gedung.

Baca Juga: Hadiri Rakornas Antisipasi Kemarau di Jakarta, Pemkab Tapin Usulkan 689 Titik Irigasi Perpompaan ke Menteri Pertanian 

Dari luar, terlihat petugas Kejaksaan melakukan pemeriksaan di sejumlah ruangan, baik di lantai dasar maupun lantai dua.

Beberapa di antaranya memeriksa dokumen, sementara sejumlah boks disiapkan untuk mengamankan barang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejari Batola.

Baca Juga: Kebut Regulasi Hak Atas Kekayaan Intelektual, DPRD Kota Banjarmasin Sebut Tak Perlu Lembaga Baru

Namun, penggeledahan ini diduga terkait penyelidikan kasus dugaan penyimpangan, termasuk dalam penyertaan modal pada perusahaan daerah tersebut.

Informasi yang dihimpun, sebelum menuju kantor PDAM di Marabahan, tim penyidik Kejari Batola terlebih dahulu melakukan penggeledahan di IKK Kecamatan Alalak sejak pagi hingga siang hari.

Setelah itu, kegiatan berlanjut ke Marabahan. "Di lokasi Alalak, diamankan dua boks dokumen," beber salah satu petugas.

Terpantau hingga malam hari, penggeledahan masih berlangsung. Karyawan hingga jajaran pimpinan direksi PDAM turut dikumpulkan di dalam gedung, termasuk petugas keamanan. "Security kami arahkan masuk ke dalam gedung," sahut salah satu petugas.

Hingga pukul 21.30 Wita, tampak sejumlah boks yang diduga berisi dokumen barang bukti sudah dikemas.

Beberapa mobil sudah bersiap mengangkut barang-barang yang disita dari lokasi.

Terlihat direksi dan karyawan PDAM masih berkumpul di ruang tengah Kantor PDAM.

Editor : Fauzan Ridhani
#PDAM Batola #digeledah kejaksaan #Aparat TNI #Marabahan #Kejari Batola