Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pensiunan BUMN di Banjarbaru Ditemukan Meninggal Sendirian di Rumah

Sheilla Farazela • Senin, 20 April 2026 | 01:21 WIB

 

OLAH TKP: Tim Inafis Polres Banjarbaru saat melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (foto: polres Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)
OLAH TKP: Tim Inafis Polres Banjarbaru saat melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (foto: polres Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (19/4/2026) siang. Korban diketahui berinisial KR (60), pensiunan BUMN yang tinggal seorang diri.

Penemuan jenazah terjadi setelah anak korban, Alfiani (22), datang untuk menjenguk. Saat tiba di rumah di Jalan Intan Sari, Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, ia mendapati pintu terkunci dari dalam.

Karena tak mendapat respons, Alfiani membuka pintu menggunakan kunci cadangan. Ia kemudian menemukan ayahnya telah tergeletak di lantai dapur dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi membenarkan kejadian tersebut.

“Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai dapur. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Kardi.

Rumah Terkunci dari Dalam

Setelah menemukan korban, saksi segera menghubungi ibunya dan meminta bantuan tetangga untuk memastikan kondisi korban. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pintu dan jendela rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Barang-barang milik korban juga dalam kondisi utuh,” ungkap Kardi.

Selain itu, polisi menemukan sejumlah obat-obatan di dalam rumah yang diduga dikonsumsi korban sebelum meninggal dunia.

Diduga Meninggal karena Sakit

Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit stroke dan hipertensi. Dalam beberapa waktu terakhir, korban juga mengeluhkan kondisi perutnya.

“Hasil visum luar di RS Idaman Banjarbaru tidak menemukan tanda kekerasan. Kondisi jenazah sudah dalam tahap pembusukan lanjut dan diperkirakan meninggal dua hingga tiga hari sebelum ditemukan,” jelas Kardi.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan.

“Sementara disimpulkan korban meninggal akibat sakit yang dideritanya,” pungkasnya. (*) 

 

Editor : M. Ramli Arisno
#pensiunan BUMN #Ditemukan Meninggal Sendirian #riwayat stroke hipertensi #banjarbaru