Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Penghuni Rumah Kontrakan di Grand Savana Banjar Ditemukan Tewas di Dapur, Polisi Nyatakan Bukan Korban Kekerasan, Keluarga Menolak Autopsi

Maulana Radar Banjarmasin • Selasa, 24 Maret 2026 | 14:52 WIB

Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi bersama personelnya ke lokasi setelah menerima informasi.
Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi bersama personelnya ke lokasi setelah menerima informasi.

BANJARMASIN - Warga Perumahan Grand Savana Banjar di Jalan HKSN Banjarmasin Utara gempar, Selasa (24/3/2026) pagi, sekitar pukul 06.00 Wita.

Salah satu penghuni yang mengontrak di sebuah rumah di diblok A1 Tulip nomor 8, ditemukan tak bernyawa di dapur rumah tersebut.

Orang yang pertama kali menemukan jasad korban adalah Dea Nanda (21), teman satu kontrakan dengan korban.

Wanita muda ini kaget melihat korban yang merupakan warga Kompleks Griya Lestari, Alalak, Kabupaten Barito Kuala itu tergeletak.

Saksi lantas mengabarkan temuan jasad korban berjenis kelamin perempuan itu ke warga lainya untuk mencari bantuan, hingga  tersebar cepat ke grup relawan emergency dan diterima Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi yang langsung menuju lokasi.

AKP Sunardi menjelaskan, setelah dilakukan olah TKP di lokasi dan memeriksa saksi-saksi, jasad korban dievakuasi ke rumah Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

"Di sana (RSUD Ulin Banjarmasin, red) hanya dilakukan visum luar, keluarga korban menolak untuk autopsi dan memilih lekas untuk dimakamkan, dan hasil visum luar serta pemeriksaan TKP tidak ada tanda-tanda menjadi korban kekerasan," jelas Sunardi.

Pihak keluarga pun membuat surat pernyataan penolakan autopsi dengan dibubuhi tanda tangan bermaterai.

"Korban diperkirakan sudah dalam kondisi meninggal dunia 3-4 jam sebelum ditemukan. Korban sendiri diketahui mengontrak bersama saksi di rumah itu. Dan dugaan penyebab kematiannya, kita tidak berani berasumsi. Pastinya tanda-tanda korban kekerasan tidak ada ditemukan," kata Sunardi.

Editor : M Oscar Fraby
#penghuni kontrakan #Temuan Mayat #Kabupaten Barito Kuala #ditemukan tak bernyawa #banjarmasin utara