Insiden yang menghanguskan satu buah rumah tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.
Kobaran api yang muncul dengan cepat melalap seluruh bangunan milik Abd. Sani (50).
Berdasarkan laporan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten HSS, rumah tersebut mengalami tingkat kerusakan mencapai 100 persen. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, meskipun pemilik rumah kini kehilangan tempat tinggalnya.
Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh berbagai unsur yang terlibat di lapangan, mulai dari unit Damkar, BPBD HSS, personel TNI dan Polsek Padang Batung, serta dibantu oleh Pemerintah Desa setempat bersama masyarakat sekitar.
Personel Tagana HSS juga segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan koordinasi dan pendataan awal terkait dampak bencana serta kebutuhan korban.
Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat, pemerintah melalui Tagana HSS telah menyerahkan bantuan tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban pasca-musibah.
Anggota Tagana HSS, Syarif, yang menyerahkan bantuan tersebut pada pukul 14.00 WITA menyampaikan proses penyalurannya.
"Bantuan tanggap darurat sesuai kebutuhan telah disalurkan kepada korban, terima kasih," ujar Syarif.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Fokus utama petugas di lapangan adalah memastikan penanganan pasca-bencana berjalan lancar dan pendataan administratif bagi korban terdampak segera terselesaikan.
Editor : Sutrisno