MARTAPURA - Seorang warga Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, bernama Adriansyah (60) yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (2/2/2026) pagi.
Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, M Kasyaf R, mengatakan korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 05.20 WITA dalam keadaan mengapung di permukaan air, sekitar 20 meter dari titik awal lokasi korban dilaporkan tenggelam.
“Korban ditemukan mengapung di permukaan sungai pada jarak kurang lebih 20 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam,” ujar Kasyaf.
Menurut Kasyaf, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (1/2/2026) setelah berangkat mencari ikan sekitar pukul 03.00 WITA. Hingga pukul 09.00 WITA, korban tidak kembali ke rumah.
“Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian ke lokasi tempat korban biasa mencari ikan. Di lokasi hanya ditemukan perahu kecil atau kelotok milik korban dalam kondisi kosong,” katanya.
Kasyaf menambahkan, laporan kejadian diterima oleh unsur SAR pada pukul 16.30 WITA dan telah dinyatakan A1 atau terkonfirmasi setelah dilakukan koordinasi dengan aparat desa setempat.
Pada hari yang sama, pukul 17.10 WITA, tim gabungan melakukan persiapan operasi pencarian, termasuk pengecekan peralatan dan perlengkapan pendukung.
“Setelah korban ditemukan, Operasi SAR pencarian orang tenggelam dinyatakan ditutup pada pukul 07.02 WITA, Senin pagi,” ujar Kasyaf.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan membawa peralatan lengkap. Mulai dari rubber boat, Aquaeye, hingga peralatan selam.
Ia mengungkapkan, selama proses pencarian tim sempat menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
“Akses menuju lokasi kejadian sempat terendam banjir dan arus sungai cukup deras. Namun upaya pencarian tetap dilakukan secara maksimal,” ujar Putu.
Pencarian akhirnya membuahkan hasil pada hari kedua. Korban ditemukan pada koordinat 3°27'21"S 114°32'28"E, tidak jauh dari titik awal korban dilaporkan hilang.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Atas ditemukannya korban, Operasi SAR pencarian orang tenggelam secara resmi ditutup pada pukul 07.02 WITA, Senin pagi. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah proses evakuasi dan debriefing.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk Polsek Aluh-Aluh, Damkar Kabupaten Banjar, dan masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian,” kata Putu.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief