Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Balapan Liar di Banjarmasin Makan Korban, Pita Getar hingga Pos Jaga Bakal Dibangun

Endang Syarifuddin • Kamis, 22 Januari 2026 | 15:44 WIB

PERTEMUAN: Komisi I DPRD Kota Banjarmasin bersama lintas komisi, kepolisian, TNI, dan instansi terkait menggelar pertemuan membahas langkah konkret penanganan balapan liar.
PERTEMUAN: Komisi I DPRD Kota Banjarmasin bersama lintas komisi, kepolisian, TNI, dan instansi terkait menggelar pertemuan membahas langkah konkret penanganan balapan liar.
BANJARMASIN – Aksi balapan liar di kawasan Jalan Ibnu Sina, tepatnya di sekitar SMPN 18 Banjarmasin Selatan yang memakan dua korban jiwa mendapat perhatian serius DPRD Kota Banjarmasin.

Komisi I DPRD bersama lintas komisi dan instansi terkait menggelar pertemuan khusus untuk merumuskan langkah pencegahan agar kejadian yang menimpa NHT (15), seorang pelajar, dan pemuda berinisial AKB (24), tidak terulang.

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Aliansyah (Fraksi PKS) mengatakan, lokasi kecelakaan merupakan kawasan baru yang kerap dijadikan arena kebut-kebutan oleh para remaja karena kondisi jalan yang relatif sepi.

“Ini menyikapi kejadian sekaligus video yang sempat viral di media sosial. Korban adalah seorang siswa yang dikenal berprestasi di bidang olahraga sepak bola,” ujar Aliansyah usai pertemuan, Kamis (22/1/2026) siang.

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah konkret yang harus segera direalisasikan. Di antaranya pemasangan pita getar untuk memperlambat laju kendaraan, pembangunan pos jaga terpadu, serta peningkatan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat dan kalangan pelajar.

“Pita getar setidaknya bisa menghambat mereka yang ingin ngebut. Pos jaga nanti diisi Satpol PP, kepolisian, dan TNI agar ada pengawasan rutin,” jelas Aliansyah.

Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens menegaskan, pihak kepolisian sejatinya telah melakukan pengamanan sejak awal jalan tersebut dibuka. Patroli rutin dilakukan, meski aksi balapan liar kerap terjadi secara kucing-kucingan dengan petugas.

“Kami sudah buatkan sprin untuk petugas pengamanan sejak awal. Patroli rutin dilakukan setiap sore, bekerja sama dengan Satpol PP dan dishub,” ungkapnya.

Namun pascakejadian fatal ini, pengawasan akan diperketat. Polsek Banjarmasin Selatan akan meningkatkan patroli, termasuk melibatkan anggota Buser dan berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Banjarmasin untuk penindakan penilangan.

“Mereka bisa beraksi kapan saja, bahkan tengah malam. Karena itu pengamanan akan kami tingkatkan,” tegas Kasubbag minopsnal Ditpolairud Polda Kalsel ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Hj Sarifah Saqinah (Fraksi PAN) menyatakan komitmennya untuk mengawal pembangunan sarana pendukung keselamatan di kawasan tersebut.

“Komisi III akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk pembangunan pos jaga terpadu, termasuk penambahan penerangan jalan umum dengan dishub,” kata politisi PAN ini.

Editor : Sutrisno
#balapan liar #banjarmasin