Di tengah proses penanganan di lokasi, seorang perempuan sempat datang dan mencoba memastikan identitas korban karena khawatir jasad tersebut adalah temannya.
Perempuan tersebut terlihat mendekati area yang telah dipasangi garis polisi, sembari mencocokkan ciri-ciri korban dari jarak aman.
Baca Juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Selokan Dekat Kampus STIHSA Banjarmasin
“Saya khawatir teman saya,” ujarnya singkat kepada warga di sekitar lokasi.
Namun hingga proses evakuasi selesai, tidak ada pihak yang dapat memastikan identitas korban.
Jasad perempuan itu ditemukan di dalam lubang drainase di kawasan simpang empat Jalan Sultan Adam–Surgi Mufti, lokasi yang ramai dilalui warga dan pengguna jalan.
Informasi penemuan korban menyebar luas di grup percakapan warga sekitar pukul 08.30 Wita, memicu kerumunan di sekitar tempat kejadian.
Baca Juga: Pansel Umumkan 3 Kandidat Terbaik JPT Pratama Pemko Banjarbaru
Sekitar 30 menit setelah penanganan awal, petugas memasang garis polisi dan menutup lubang drainase menggunakan kantong jenazah. Jasad kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju kamar jenazah RSUD Ulin.
Salah seorang aparat di lokasi, Fahlifaii, memastikan korban berjenis kelamin perempuan.
“Yang itu tadi, perempuan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ditemukan kondisi pakaian korban tidak lengkap, terutama dari bagian pinggang hingga ke kaki. “Hanya ditutup kain,” ungkapnya.
Baca Juga: Fenomena Intim Sesama Jenis Muncul di Ruang Publik Banjarmasin
Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, usia korban diperkirakan sekitar 25 tahun. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui dan menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sementara itu, sejumlah warga di sekitar lokasi sempat memperbincangkan kondisi korban yang disebut berparas cantik.
Namun polisi belum memberikan keterangan resmi terkait ciri fisik detail maupun penyebab kematian.
Baca Juga: Tak Lagi Ikut Provinsi, Banjarbaru Siap Punya UMK Sendiri di Atas UMP Kalsel
Kasus ini masih dalam penanganan Polresta Banjarmasin, dengan fokus pada identifikasi korban dan penelusuran kronologi sebelum jasad ditemukan di drainase. (*)
Editor : M. Ramli Arisno