Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Biasanya Kirim Barbuk ke Surabaya, Polda Kalsel Kini Punya Laboratorium Forensik Sendiri

M Oscar Fraby • Sabtu, 6 Desember 2025 | 11:35 WIB
BARU: Laboratorium forensi Polda Kalsel di Jalan A. Yani Kilometer 16, Kabupaten Banjar, diresmikan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kamis (4/11).
BARU: Laboratorium forensi Polda Kalsel di Jalan A. Yani Kilometer 16, Kabupaten Banjar, diresmikan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kamis (4/11).

MARTAPURA – Babak baru penegakan hukum di Kalsel dimulai. Polda Kalsel kini resmi memiliki Laboratorium Forensik (Labfor) sendiri. Fasilitas vital yang selama ini menjadi “batu sandungan” karena barang bukti harus dikirim jauh ke Surabaya, Jawa Timur.

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kamis (4/11), di Jalan A. Yani Kilometer 16, tepat di samping Polsek Gambut, Kabupaten Banjar. Dengan berdirinya Labfor ini, proses analisis barang bukti tak lagi memakan waktu panjang dan biaya besar.

“Laboratorium forensik ini untuk memperkuat proses penegakan hukum, baik penyelidikan maupun penyidikan, serta mengungkap suatu kejadian melalui scientific investigation,” tegas Yudha.

Seperti diketahui, selama bertahun-tahun, Polda Kalsel harus bergantung pada Labfor Surabaya. Setiap pengiriman barang bukti berarti menunggu antrean panjang, menanggung biaya, dan menghadapi risiko keterlambatan proses hukum. Kini, dengan Labfor berdiri di Kalsel, kecepatan dan efisiensi menjadi senjata baru aparat penegak hukum.

Saat ini, baru ada 11 Bidlabfor di Indonesia, termasuk milik Polda Kalsel. Sementara, Labfor Polda Kalsel ini, bukan sekadar melayani kebutuhan internal. Kapolda menegaskan, fasilitas ini juga akan menangani perkara dari Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Bidlabfor ini selain untuk Kalsel juga menghandel Kalteng, sehingga dapat membantu percepatan penyelidikan maupun penyidikan tindak pidana yang membutuhkan hasil laboratorium forensik Polri,” jelasnya.

Di Bidlabfor Polda Kalsel, memiliki 27 personel yang dinyatakan kompeten di bidang masing-masing. Namun Kapolda menegaskan jumlah itu belum cukup. “Saya sudah minta izin untuk memenuhi personel di Bidlabfor Polda Kalsel. Akan dilakukan pemetaan dan perekrutan proaktif kepada masyarakat atau mahasiswa yang sedang kuliah,” ungkap Yudha.

Editor : Arief
#laboratorium forensik #surabaya #Penegakan hukum #kabupaten banjar #polda kalsel