Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Awas Kena Tilang, Operasi Zebra Intan Digelar Sampai Akhir November 2025

M Oscar Fraby • Rabu, 19 November 2025 | 08:58 WIB
ATUR JALAN: Selama dua pekan, Polda Kalsel akan menggelar operasi zebra.
ATUR JALAN: Selama dua pekan, Polda Kalsel akan menggelar operasi zebra.

BANJARMASIN – Hati-hati kena tilang. Selama dua pekan, terhitung sejak 17 hingga 30 November 2025 mendatang, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan Zebra Intan 2025.

Pada operasi kali ini, petugas menyasar 7 pelanggaran. Pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, di bawah umur, berboncengan lebih dari 1 orang, tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, pengendara dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol, melawan arus, hingga melebihi batas kecepatan.

Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol M Fahri Siregar menegaskan pihaknya secara intensif menindak para pelanggar lalu lintas. Termasuk dengan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis maupun mobile.

"Prioritas pelanggaran yang ditegakkan ini segala bentuk gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan hingga kecelakaan," tegasnya, Selasa (17/11).

Ia menambahkan, ada sebanyak 503 personel dari jajaran Polda Kalsel yang akan dikerahkan selama operasi berjalan. Personel tersebut tetap akan mengedepankan tindakan yang simpatik dan humanis. Meliputi preemtif 40 persen, preventif 40 persen, dan refresif 20 persen.

"Pelanggaran yang berpotensi timbul kecelakaan dibolehkan dilakukan tilang manual. Namun, persentasenya hanya 5 persen, sedangkan 95 persen E-TLE," ujarnya.

Fahri berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas bisa tumbuh dari diri pengendara itu sendiri, demi keselamatan sendiri dan pengguna jalan lainnya. “Mematuhi aturan berlalu lintas itu demi keselamatan, bukan karena takut ditilang polisi. Kesadaran ini harus kita terus tumbuhkan di masyarakat,” tekannya.

Upaya tersebut sejalan dengan tujuan operasi Zebra, yakni menurunkan angka pelanggaran, menurunkan kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Ditlantas Polda Kalsel mencatat, selama Operasi Zebra Intan 2024 terjadi 35 kecelakaan dengan korban meninggal dunia 11 orang, luka berat 7 orang dan luka ringan 33 orang dengan kerugian materiel Rp71.500.000.

Sementara untuk pelanggaran lalu lintas tercatat di ETLE statis sebanyak 164, ETLE mobile 96, tilang manual 1.099, dan teguran 3.390. Jika dibandingkan tahun 2023 ke 2024, tilang ETLE statis mengalami peningkatan sebanyak 106 perkara atau naik 183 persen. Kemudian tilang ETLE mobile mengalami penurunan sebanyak 204 perkara atau turun 68 persen, serta tilang manual terjadi peningkatan sebanyak 73 perkara atau naik 7 persen.

“Melalui Operasi Zebra ini tentu saja semua pelanggaran itu menurun. Dan yang paling penting angka kecelakaan semakin menurun,” harapnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Lalu Lintas #banjarmasin #Polisi #Operasi Zebra