Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Meresahkan, Preman Bertopi Palak Pedagang di Jalan Pangeran Samudera Banjarmasin

Maulana Radar Banjarmasin • Senin, 27 Oktober 2025 | 12:44 WIB

 

Photo
Photo

BANJARMASIN - Para pedagang di kawasan Jalan Pangeran Samudera, Banjarmasin Tengah, dibuat resah oleh ulah seorang preman. Pria tersebut kerap memalak pedagang dan pemilik rumah makan di sekitar Bundaran Patung Kelabau.

Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengungkap pemalakan itu sudah berlangsung beberapa lama. Namun, para pedagang bingung harus berbuat apa.

"Kurang kenal juga dengan orangnya. Kalau datang selalu tiba-tiba dan mengajak ribut. Dia sering meminta uang secara paksa, kadang juga minta makanan," ucapnya kepada Radar Banjarmasin, Ahad (26/10).

Setelah beberapa kali diberikan uang dan makanan, pria itu justru semakin menjadi-jadi.

Terbaru, ketika tidak diberi karena pemilik usaha sedang tidak di tempat, pria itu nekat memperlihatkan senjata tajam dari dalam tasnya.

"Beberapa kali dia buka tas dan menunjukkan sajamnya ke karyawan saya. Jelas bikin takut," ujarnya.

Pemilik usaha itu mengaku khawatir, tindakan pria tersebut bisa meresahkan pelanggan dan mengganggu usaha.

"Kalau memang mau minta dengan baik-baik, kami bantu saja. Tapi ini mintanya sambil teriak-teriak, bahkan tukang parkir yang sudah tua juga dipalak. Kalau tak dikasih, langsung nunjukin sajam," bebernya.

Aksi premanisme itu sempat terekam video dan beredar di media sosial. Dalam video, tampak seorang pria bertopi dengan tas selempang diduga pelaku pemalakan.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Macan Satreskrim Polresta Banjarmasin langsung bergerak pada kemarin malam.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan patroli dan mendatangi sejumlah pedagang di lokasi kejadian.

"Sudah kami datangi beberapa pedagang dan memberikan nomor kontak agar mudah melapor bila ada situasi mendesak," ujarnya.

Eru menegaskan, pihaknya akan terus menindaklanjuti laporan tersebut. "Lokasi itu akan kami pantau dan datangi sesuai informasi dari saksi," pungkasnya.

Editor : Arief
#preman #banjarmasin #pedagang