Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Janji Manis Pemda Dinanti, Pedagang Berjaga di Puing KebakaranTanpa Tidur, Ratusan Pemulung Serbu Reruntuhan Kebakaran Kotabaru

Jumain Radar Banjarmasin • Selasa, 30 September 2025 | 14:23 WIB
SISA PUING: Situasi pasar belakang Limbur Raya Kotabaru banyak pengepul kumpulkan barang sisa yang tak terpakai. Foto: Jumain/ Radar Banjarmasin.
SISA PUING: Situasi pasar belakang Limbur Raya Kotabaru banyak pengepul kumpulkan barang sisa yang tak terpakai. Foto: Jumain/ Radar Banjarmasin.

KOTABARU – Pasca-kebakaran hebat yang melahap 182 kios di Pasar Kemakmuran, Kelurahan Kotabaru Hulu, Senin (29/9) malam, duka mendalam masih menyelimuti para pedagang.

Mereka kini berjuang di tengah puing, diliputi kekhawatiran nasib tempat usaha dan barang dagangan mereka.

Igo Putra Rinjani, salah satu pedagang yang tokonya, termasuk milik mertuanya, turut terbakar, mengungkapkan kesedihannya.

Di tengah kondisi yang serba tidak menentu ini, ia dan pedagang lain sangat berharap adanya bantuan nyata dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

"Saya dengar memang ada dari dinas terkait baru melakukan pendataan. Mudahan apa yang disampaikan terkait relokasi sementara benar dan segera adanya pembangunan," tutur Igo.

Igo mendesak Pemkab untuk bergerak cepat. Kekhawatiran pedagang memuncak karena mereka harus segera mencari tempat sewaan baru agar roda perekonomian dapat kembali berputar.

"Terkait pendataan, mudahan bisa secepatnya, dan pemerintah bisa membantu kami pedagang secepatnya," harapnya.

Sementara dari berita Radar Banjarmasin sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kotabaru, Risa Ahyani, memastikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat.

"Kami sudah melakukan pendataan awal dan kini sedang diverifikasi untuk memastikan jumlah pasti korban," jelas

Risa Ahyani memahami kesulitan pedagang. “Kami sedang berkoordinasi lintas instansi untuk mencari solusi relokasi sementara yang paling memungkinkan, sehingga pedagang bisa segera berjualan kembali,” solusinya.

Pantauan Radar Banjarmasin di lokasi pada Selasa (30/9) sore menunjukkan kondisi yang memilukan. Aura panas bekas kebakaran masih terasa menyengat, dan kepulan asap putih berbau masih terlihat.

Yang lebih memprihatinkan, terlihat beberapa mata pedagang korban musibah memerah, menunjukkan mereka rela tidak tidur sejak kebakaran terjadi pada Senin malam. Mereka berjaga di sisa-sisa kios mereka yang hangus.

Selain itu, kondisi lapangan juga dipenuhi oleh ratusan masyarakat, mulai dari yang tua hingga anak-anak, yang berkerumun mencari sisa-sisa barang yang masih bisa dimanfaatkan, seperti potongan besi dan logam.

Pemandangan para pengepul yang membawa karung ini menambah beban pikiran pedagang korban musibah.

Para pedagang berharap, selain percepatan pendataan oleh Kadis Koperindag, pengamanan di lokasi juga diperketat agar fokus mereka bisa tertuju penuh pada pemulihan, bukan pada kekhawatiran kehilangan sisa harta yang masih bisa diselamatkan.

Editor : Arif Subekti
#Kotabaru #pemulung #Hangus #Kebakaran #puing #korban