MARTAPURA - Polsek Astambul kembali menunjukkan peran aktifnya dalam merespons persoalan sosial.
Setelah viral video dugaan penilapan uang wakaf oleh tiga oknum di makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, jajaran Polsek langsung bergerak cepat.
Tak hanya mengamankan ketiga pelaku MF, RD, dan MJK. Petugas juga memfasilitasi problem solving bersama pihak yayasan, pemerintah desa, dan kecamatan di kantor Polsek Astambul, Senin (14/7) sore.
Hasilnya, kasus diselesaikan secara kekeluargaan dan para pelaku menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
“Mereka juga menyanggupi mengganti uang yang telah digunakan dan siap menerima konsekuensi hukum bila mengulangi,” jelas Kapolsek Astambul IPTU Fitrianto kepada awak media
Selain menyelesaikan kasus, polisi juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan edukasi Kamtibmas kepada masyarakat.
“Kami sosialisasikan hotline 110 dan imbau agar peziarah lebih waspada dalam beramal,” tambah Fitrianto.
Camat Astambul Achmad Fauzi, Pembakal Kelampaian Tengah Rusdian, serta perwakilan Yayasan Ukhuwah, Husien Arafat, turut hadir dalam proses mediasi mengapresiasi langkah cepat dan humanis ini pun mendapat apresiasi dari yayasan dan masyarakat.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran polisi. Ini contoh baik bagaimana aparat tak hanya menindak, tapi juga menyelesaikan,” ucap Husien.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief