Kapolres HSS, AKBP Muhammad Yakin Rusdi mengatakan, dari 25 kasus yang berhasil diungkap, terdiri dari 14 kasus kepemilikan senjata tajam, enam kasus narkoba, serta masing-masing satu kasus pengeroyokan, penganiayaan berat, mabuk-mabukan, obat terlarang, dan pengrusakan.
"Dari 25 kasus berhasil diungkap, ada 29 tersangka yang diamankan terdiri dari empat target operasi dan sisanya non TO," ujarnya saat konferensi pers di Mapolres HSS, Selasa (20/5/2025).
Operasi kepolisian kewilayahan ini menyasar berbagai bentuk kejahatan seperti premanisme, peredaran narkotika, kepemilikan senjata api dan senjata tajam, minuman keras, perjudian, serta kejahatan lain seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan kekerasan bersama (Curbis), dan pencurian kendaraan bermotor.
Dari hasil operasi tersebut, Polres HSS menyita berbagai barang bukti, di antaranya 14 unit senjata tajam, lima paket narkotika jenis sabu dengan berat 4,49 gram, empat unit sepeda motor, tujuh unit handphone, uang tunai sebesar Rp 2.501.000, satu dompet, pipet kaca, bong atau alat isap, dan korek api.
"Selama Operasi Sikat Intan 2025 ini, ada juga delapan orang yang dilakukan pembinaan," katanya.
Yakin menyebutkan, dari hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Sikat 2025 yang dikomparasikan dengan tahun lalu, hasilnya menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
"Pelaku meningkat 20 orang dan kasusnya meningkat delapan kasus dibandingkan operasi serupa tahun lalu," ungkapnya.
Kapolres mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman dengan tidak melakukan tindak premanisme dan main hakim sendiri.
"Kepada seluruh masyarakat, mari hilangkan kebiasaan membawa senjata tajam. Selain itu, awasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan," imbaunya.
Yakin juga menambahkan, masyarakat diminta untuk melaporkan tindak premanisme sekecil apapun kepada pihak kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
"Jangan takut untuk melaporkan, karena keamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami," tegasnya.
Editor : M. Ramli Arisno