Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Polres HSU Berencana Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Menyebabkan Korban Jiwa di Tempat Kejadian Perkara

M Akbar • Selasa, 13 Agustus 2024 | 18:02 WIB
BARANG BUKTI:Kapolres HSU, AKBP Meilki Bharata memperlihatkan parang kasus penganiayaan dalam jumpa pers di Mapolres HSU, Selasa (13/8/2024).(Foto:M Akbar/Radar Banjarmasin)
BARANG BUKTI:Kapolres HSU, AKBP Meilki Bharata memperlihatkan parang kasus penganiayaan dalam jumpa pers di Mapolres HSU, Selasa (13/8/2024).(Foto:M Akbar/Radar Banjarmasin)

AMUNTAI - Proses hukum kasus penganiayaan berujung kematian di Desa Tayur, RT 01, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus dilanjutkan Polres HSU.

Usai menangkap kedua pelaku, yakni J alias Apar dan M alias Bangkok, Polres HSU berencana menggelar rekonstruksi kasus tersebut di Desa Tayur. 

Hal ini disampaikan Kapolres HSU, AKBP Meilki Bharata saat konferensi pers di teras Markas Polres HSU, Selasa (13/8/2024).

“Jika memungkinkan, kami akan melaksanakan rekonstruksi kasus di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, apabila tidak memungkinkan secara keamanan, maka akan dilaksanakan di Polres HSU saja,” ujar Meilki.

Diterangkan Meilki, pelaku J alias Apar tersinggung akibat perkataan korban, Anshari yang bernada menantang. M, pelaku lainnya masih berkaitan keluarga dengan J.

Dalam sesi konferensi pers tersebut, J dan M juga dihadirkan dengan mengenakan baju tahanan berwarna orange, serta dengan kawalan ketat tim Jantaras Polres HSU.

Barang bukti kasus ini juga ditampilkan, termasuk dua parang yang menyerupai katana, senjata tajam (sajam) kecil, dan motor yang digunakan pelaku.

Hadir juga dalam kegiatan konferensi pers, Wakapolres HSU Kompol Riswiadi dan KBO Reskrim, Iptu Dony.  Kapolsek Amuntai Utara, Ipda Ngatiman dan Ps Kasi Humas Polres HSU, Ipda Aris, juga sejumlah personel Polres HSU lainnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#korban jiwa #tempat kejadian perkara #Amuntai #Kabupaten Hulu Sungai Utara #kasus penganiayaan #polres hsu