Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Renggut 2 Bocah, Kolam di Palam Banjarbaru Tetap Ramai

Sheilla Farazela • Senin, 10 Juni 2024 | 11:54 WIB
TINJAUAN: Kasi Pembinaan dan Pengembangan Pariwisata Disporabudpar Banjarbaru didampingi Lurah Palam mendatangi kolam pemandian , Minggu (9/6)
TINJAUAN: Kasi Pembinaan dan Pengembangan Pariwisata Disporabudpar Banjarbaru didampingi Lurah Palam mendatangi kolam pemandian , Minggu (9/6)

BANJARBARU- Usai kejadian dua bocah meninggal dunia karena tenggelam di kolam pemandian umum Kompleks Lambung Mangkurat Regency Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka, Sabtu (8/6) kemarin, nampaknya tak menyurutkan antusias masyarakat untuk berkunjung ke kolam tersebut.

Pantauan Radar Banjarmasin di lapangan pada Minggu (9/6) siang, masih ada orang tua dan anaknya yang turut berenang di kolam. Sebab, untuk berenang di lokasi ini tidak dipungut biaya alias gratis dan tidak ada batasan waktu.

Kasi Pembinaan dan Pengembangan Pariwisata, Silfiana Wahidah Hilmi dalam peninjauannya menyampaikan kolam pemandian ini tidak masuk dalam data destinasi wisata di Kota Banjarbaru.

"Dengan adanya insiden ini kami juga sudah ada berkordinasi dengan Lurah, terkait bagaimana awal mula kolam ini terbentuk sampai menjadi tempat wisata," ujar Silfiana Wahidah Hilmi saat diwawancarai, Minggu (9/6/2024) siang.

"Usai peninjauan ini akan kita koordinasikan juga bagaimana baiknya, siapa yang akan bertanggung jawab di sini," sebut dia lagi.

Silfiana menyebut, jika memang kolam pemandian ini serius dijadikan destinasi wisata maka alangkah baiknya terlebih dahulu dibentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

"Pokdarwis di sini bisa dikelola oleh masyarakat sekitar yang di dalamnya juga ada yang penanggung jawab saat lokasi ini sudah dikelola menjadi tempat wisata di sini," jelasnya.

Masyarakat juga kata dia dapat melalui kelurahan kemudian ke Disporabudpar mengusulkan lokasi kolam ini menjadi salah satu destinasi wisata di Banjarbaru

"Mungkin kedepannya bisa nanti masyarakat di sini melalui kelurahan di sampaikan kepada kita untuk memang diusulkan kolam ini menjadi salah satu destinasi wisata mengingat secara ekonomi ada potensinya, ada daya tariknya," jelasnya.

Sementara Lurah Palam, Zulhulaifah membenarkan bahwa lokasi kolam itu bukan merupakan swadaya masyarakat namun masyarakat sebatas memberikan fasilitas parkir saja

"Kolamnya juga buatan perumahan ini juga namun dibuat bertahap tidak ada pengelola kolam hanya parkir saja," ujar Lurah Palam, Zulhulaifah.

Menurutnya insiden ini adalah bukan pertama kalinya, karena sudah ada kejadian serupa yang menimpa dua orang anak yang berenang di situ.

"Kejadian ini mungkin gak yang pertama ya seperti kemarin sekitar tahun 2015 warga di sini juga mengalami insiden serupa anak-anak juga dua orang jadi korban," ungkapnya

Sebagai himbauan dirinya penting untuk orang tua dapat mengawasi anaknya jika berpergian ke kolam ini.

"Kembali ke pengelolaannya karena bukan dibawah pengelolaan masyarakat maka yang berenang di sini sudah jelas harus hati-hati, kalau pun ada warga sekitar lingkungan bahkan di dari luar harus didampingi oleh orangtuanya," imbaunya. 

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#Wisata #kolam #Tenggelam