PELAIHARI - Para pegawai yang berkantor di sekitaran Taman Mina Tirta dibuat heboh dengan penemuan mayat pada Kamis (21/3/2024) siang.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan tertelungkup dan mengapung di kolam taman tersebut sekitar pukul 12.00 Wita.
Penuturan salah seorang saksi, Didi Hartawan menceritakan mayat itu ditemukan pertama kali oleh pelajar yang melintas di lokasi ketika hendak pulang.
"Melihat hal itu anak-anak (pelajar) itu memanggil dan menyampaikan ada mayat mengapung di kolam," ungkap pegawai kebersihan di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tala.
Ia menceritakan saat itu dirinya sedang beristirahat di rumahnya di belakang kantor DKPP. Mendapat informasi itu dirinya pun langsung memeriksa ke lokasi.
"Ketika di cek ternyata benar, saya langsung melapor ke kantor untuk menghubungi pihak berwenang turun ke lokasi mengevakuasi," terangnya.
Dikatakan Didi, korban merupakan pemancing, karena di lokasi kejadian ditemukan peralatan pancing, seperti casting pancing dan tempat ikan.
"Di lokasi ini memang sering dijadikan lokasi memancing oleh warga, baik pagi maupun sore," jelasnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Tala H Achmad Taufik mengatakan, korban bernama Iwan, warga Beramban, Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari. "Korban infonya memiliki riwayat penyakit ayan (epilepsi)," tutupnya.
Saat ini mayat korban sudah dievakuasi oleh relawan dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, guna dilakukan autopsi.
Terpisah, Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Jhonny melalui Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wisnhu Wardhany mengatakan korban meninggal diduga karena penyakit epilepsi yang dideritanya.
Editor: Arif SUbekti
Editor : Arief