Jumat (19/8), Junaidi (70) dan iparnya Syamsiah (65) berangkat dari Desa Panyolongan ke Pasar Pagatan.
Berdua naik ketinting, mengarungi Sungai Kusan yang berarus deras. Sekitar setengah jam tibalah mereka di pasar.
"Rencananya berbelanja untuk selamatan Junaidi yang hendak berangkat umrah," ujar Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas AKP H Ibrahim Made Rasa kepada Radar Banjarmasin, Minggu (21/8).
Usai belanja, mereka balik kanan. Belum jauh dari Pagatan, bencana tiba. Perahu kecil bermesin itu menabrak kapal yang sandar. "Mungkin karena (dibawa) arus," ujar Made.
Ketinting itu terbalik. Junaidi dan iparnya tenggelam. Warga sekitar tak sempat menolong.
Tim gabungan segera mencari. Jenazah Syamsiah ditemukan dekat musala di desanya. Minggu pagi sekitar pukul 07.10 Wita.
Sementara Junaidi ditemukan pukul 11.44 Wita. Cukup jauh dari desanya. Tepatnya di Muara Pagatan, sudah berdekatan dengan laut. (zal/fud) Editor : Muchlisin Asy'ari