Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemko dan Warga Pasar Batuah, Kedua Kubu Sama Ngototnya

Arief • Selasa, 25 Januari 2022 | 17:50 WIB
REVITALISASI PASAR BATUAH: Tim Teknis Pembebasan Batuah dibentuk. Diketuai Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman dan diwakili  Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Doyo Pudjadi. Tim ini juga melibatkan TNI, Polri dan kejaksaan. | Foto: Wahyu Ramadhan/
REVITALISASI PASAR BATUAH: Tim Teknis Pembebasan Batuah dibentuk. Diketuai Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman dan diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Doyo Pudjadi. Tim ini juga melibatkan TNI, Polri dan kejaksaan. | Foto: Wahyu Ramadhan/
BANJARMASIN - Warga yang bermukim di Pasar Batuah memasang spanduk-spanduk besar di samping kantor Kelurahan Kuripan dan pintu masuk pasar.

Ditujukan kepada Wali Kota Banjarmasin dan Gubernur Kalsel, mereka memohon tidak digusur.

Ini masih terkait penolakan warga atas rencana pemko untuk membongkar dan membangun ulang pasar di Jalan Manggis, Banjarmasin Timur tersebut.

Pendamping Aliansi Kerukunan Warga Batuah, Khairul Adnan mengatakan, spanduk-spanduk protes tersebut dipasang sejak hari Minggu (23/1).

"Kami tak bermaksud menentang atau menghujat pemerintah. Hanya meminta pemerintah memikirkan nasib kami," ujarnya kemarin (24/1).

Bahkan, ia berpendapat pasar tersebut sudah cukup layak. "Hemat kami, warga atau pedagang tak memerlukan pasar yang bagus. Tak perlu ada revitalisasi," tambahnya.

Diceritakannya, Pasar Batuah hanya dibuka pada jam 8 pagi sampai jam 11 siang. Pengunjungnya juga diklaim tak sampai seratus orang per hari. Maka pemko tak perlu mengeluarkan miliaran rupiah untuk membenahi pasar itu.

Dia juga mempertanyakan sertifikat tanah pemko yang diterbitkan tahun 1995 silam dan diajukan ke pusat untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian Perdagangan.

"Katakan suatu hari tanah ini akan diambil. Tak pernah ada sosialisasi ke masyarakat bahwa mereka cuma memegang hak pakai," ulasnya.

Singkat cerita, lahan itu tidak siap karena dihuni ratusan warga dari dua rukun tetangga.
Sementara, pemko pun kukuh dengan pendiriannya. Kemarin (24/1) petang, tim pelaksana teknis revitalisasi Pasar Batuah dibentuk.

Diketuai Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman dan diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Doyo Pudjadi. Tim ini juga melibatkan TNI, Polri dan kejaksaan.

Ketua tim, Ikhsan berjanji akan langsung bekerja. "Secepatnya memulai proses mediasi dengan masyarakat," ujarnya.

Lalu mendatang ulang. Siapa yang berdagang sekaligus bermukim di pasar, atau hanya berdagang saja di sana. "Penanganannya tentu berbeda," tambahnya.

Wakil ketua tim, Doyo menambahkan, mediasi akan dimulai pada Februari nanti. "Kami menawarkan sejumlah solusi. Contoh, bagi pedagang, disediakan kios-kios baru," sebutnya.

Sementara bagi penghuni, disediakan 100 kamar di rumah susun sewa (rusunawa). "Pemindahannya juga nanti kami bantu," jaminnya.

"Soal reaksi, menerima dan menolak, makanya perlu dialog yang intens," lanjutnya.

Lahan Pasar Batuah akan dikosongkan pada Maret mendatang. "Karena proyeknya sudah dilelang pada bulan itu. Anggaran pembangunannya Rp3,5 miliar. Tidak gampang," tutupnya. (war/at/fud) Editor : Arief
#Sengketa Lahan #Pasar #Penggusuran