Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Menyeruput Kopi Nusantara di Pasar Bauntung Banjarbaru, Sehari Bisa Terjual Hingga 80 Gelas (bagian-2)

M Fadlan Zakiri • Kamis, 4 September 2025 | 10:59 WIB
MERACIK: Barista Kopi Tjap Abah saat meracik kopi pesanan pelanggan di Pasar Bauntung Banjarbaru.
MERACIK: Barista Kopi Tjap Abah saat meracik kopi pesanan pelanggan di Pasar Bauntung Banjarbaru.

Tahun 2019, Sofwan membuka kedai kopi pertama di kawasan Bundaran Palam. Kini, ia membawa konsep kopi nusantara berkualitas ke tengah Pasar Bauntung.

      *****
Meski ala kafe, Sofwan menjual kopinya cuma Rp5 ribu hingga Rp12 ribu. “Pasar itu tempat semua kalangan berkumpul. Kami mau kopi jadi minuman semua orang, bukan barang mewah,” ucapnya.

Kedai kecilnya hanya berupa meja berlapis keramik putih dengan rak kayu merah sederhana. Namun, di balik kesederhanaan itu ada sajian kopi dengan standar kafe.

Semua racikan dibuat manual. Mulai metode saring tradisional, espresso manual, hingga kopi susu dingin dengan mocha float.

Biji kopi yang digunakan pun tak main-main. Ada dari Lampung dan Toraja, dipanggang sendiri untuk menjaga rasa.

Tak hanya menjual minuman siap saji, Tjap Abah juga menawarkan kopi biji dan bubuk, digiling langsung di depan pembeli. “Di sini pembeli bisa lihat sendiri proses penggilingan kopinya. Jadi mereka tahu kopi yang diminum benar-benar fresh,” jelas Sofwan.

Meski baru sembilan bulan hadir di pasar, Tjap Abah sudah punya pelanggan setia. Tanpa promosi besar-besaran, kedai ini bisa menjual 30–50 gelas kopi per hari, dan mencapai 80 gelas saat akhir pekan.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#kafe #banjarbaru #Kopi #Pasar #usaha