Meski hanya seorang tukang servis elektronik, Bahrani pernah bekerja di sejumlah perusahaan dan mempunyai segudang pengalaman.
*******
Di pojok belakang Pasar Bauntung Banjarbaru, tepatnya di samping toilet pasar, terdapat dua kios kecil berukuran 3 meter persegi yang tampak sederhana. Kios-kios itu menjual jasa servis elektronik.
Salah satu tukang servisnya seorang lelaki bernama Bahrani (55). Saat ditemui Radar Banjarmasin, ia sedang mengelap komponen kipas angin sambil menonton tayangan ulang pertandingan sepak bola Indonesia vs Bahrain dari layar ponselnya.
Bahrani memulai usaha servis elektronik sejak 2014. Awalnya, ia membuka usaha di Pasar Bauntung yang lama di Kemuning. Dirinya mengaku bisa memperbaiki hampir semua barang elektronik rumah tangga. “Dulu sehari bisa dapat Rp200 ribu, cukup menjanjikan,” kenangnya.
Ia melihat peluang besar dari servis panggilan ke rumah, karena belum banyak yang menekuni, terutama untuk peralatan besar seperti mesin cuci. “Mesin cuci kan susah dibawa, jadi banyak yang manggil ke rumah. Dari situ dapat banyak pelanggan tetap,” ujarnya.
Kini, di tempat barunya ini, ia sudah tak lagi menerima servis TV atau kulkas. “Karena komponennya mahal, perlu modal lebih,” katanya.
Jauh sebelum menjadi tukang servis, Bahrani pernah bekerja di berbagai perusahaan besar. Mulai dari Tanjung Raya (plywood), PT Mohusindo (marmer), hingga terakhir di PT Arutmin (tambang). Di sinilah ia mendapatkan pelatihan berskala internasional, seperti dari Japan Coal Energy dan Underground Mining Australia.
“Ilmunya luar biasa. Contohnya, saluran udara di tambang bawah tanah itu perhitungannya harus tepat. Kalau salah, nyawa taruhannya,” kisahnya.
Ia bahkan pernah menerima sertifikat kelistrikan bawah tanah atau underground cable, yang kala itu hanya dimiliki oleh 50 orang se-Indonesia.
Namun, pada 2014, Bahrani memutuskan untuk berhenti menjadi karyawan dan membuka usaha sendiri. “Capek ikut orang, akhirnya buka usaha sendiri biar lebih lepas,” kata bapak empat orang anak ini.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief