Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ingin Hilangkan Citra Horor Tempat Rehab, Ini yang Dilakukan YR Kobra Kalsel

M Fadlan Zakiri • Kamis, 13 Maret 2025 | 13:18 WIB
TIDAK DIKEKANG: Pasien rehab YR Kobra saat terlibat dalam lomba E-Sport Mobile Legend Bang Bang (MLBB), yang digelar pada akhir Februari 2025 tadi.
TIDAK DIKEKANG: Pasien rehab YR Kobra saat terlibat dalam lomba E-Sport Mobile Legend Bang Bang (MLBB), yang digelar pada akhir Februari 2025 tadi.

Dalam metode penyembuhan, YR Kobra Kalsel selalu melibatkan pasien rehab narkoba dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

         ******
Di Banjarbaru ada satu tempat bagi para pecandu untuk sembuh dari ketergantungan narkotika yang beroperasi secara swadaya

Namanya, Yayasan Rehabilitasi Korban Narkoba Kalimantan Selatan (YR Kobra Kalsel).

Radar Banjarmasin, Rabu (12/3) mengunjungi yayasan yang berlokasi di Jalan Sungai Sumba, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin tersebut.

Ketua YR Kobra Kalsel, Ardian NP mengatakan, dalam metode penyembuhan, pihaknya selalu melibatkan pasien rehab narkoba dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Bukan untuk menghukum. Bagi Ardian, itu adalah cara yang tepat untuk mengubah citra horor yang masih melekat pada tempat rehabilitas korban narkoba.

“Tempat rehab bukan lokasi yang harus ditakuti, karena di sini isinya orang-orang yang berani mengambil langkah besar dalam hidup mereka,” ucap pria 43 tahun ini.

Ia mengaku sering membawa para pasien di YR Kobra Kalsel dalam kegiatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Salah satunya adalah jadi panitia pelaksana lomba E-Sport Mobile Legend Bang Bang (MLBB), yang digelar pada akhir Februari 2025 tadi.

Selain ingin memberikan citra positif terkait tempat /rumah rehabilitasi Napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif) kepada masyarakat, keterlibatan pasien ini juga untuk membentuk kepercayaan diri mereka.

“Agar ketika selesai masa pemulihan, mereka bisa berbaur dengan masyarakat,” ujar Ardian.

Tidak hanya itu, cara ini menurut Ardian juga untuk mengalihkan hal negatif dari gadget ke kegiatan yang lebih positif. “Tujuan utama kami ingin mengenalkan tempat rehabilitasi dan mengedukasi bahwa rehabilitasi itu tidak seburuk apa yang dipikirkan masyarakat,” bebernya.

Editor : Arief
#narkoba #feature #banjarbaru #yayasan