Priskila Dwi Utami, paling senang dipanggil Kila. Usianya 25 tahun. Dan masih jomblo. Sehari-hari, perempuan berparas cantik ini dekat dengan anak-anak.
Selepas lulus kuliah 2017 lalu, kini Kila aktif mengajar. Dia menjadi guru sekolah dasar di Mitra Kasih School, Jalan Ahmad Yani, Km 7,8. Tepatnya di perumahan elit, Citra Land.
Anak dari pasangan Kris Imanu dan Ning Rustanti ini mengajar lima mata pelajaran sekaligus. Matematika, Bahasa Indonesia, PPKn, IPS dan SBdP. Dia khusus menangani siswa kelas empat. "Baru lulus kuliah, saya langsung melamar menjadi guru," sebut Kila.
Menjadi guru bukan hal kebetulan bagi Kila. Dia lulusan Universitas Lambung Mangkurat. Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Kila juga besar di lingkungan keluarga guru. Mulai dari kakek, tante, sepupu hingga orang tuanya adalah seorang pengajar. Kebetulan ia juga penyayang anak-anak. "Saya suka berinteraksi dengan mereka," ucapnya.
Jadi guru setingkat SD bukan perkara mudah. Meski objeknya anak-anak, mereka juga kritis. Punya keingin tahuan yang lebih besar. Hal itu menuntut Kila untuk bekerja ekstra membagi ilmu kepada murid-muridnya.
"Ini justru mendorong saya untuk lebih kreatif dalam mengajar. Supaya mereka mendapat ilmu, tetapi juga tidak bosan dalam mengikuti pelajaran," tuturnya.
Selain membagi ilmu, Kila juga kerap mendapat dan berbagi pengalaman kepada murid-muridnya.
Ada satu pengalaman yang dianggap Kila paling lucu. Ketika dia masih mengajar siswa kelas 2. Saat jam makan siang, salah satu muridnya tiba-tiba berlari keluar kelas menuju selasar. Rupanya anak itu tak suka dengan makanannya.
"Spontan saya kaget dong. Ternyata setelah dilihat, di lauknya ada bawang goreng. Dan dia nggak suka. Itu sih yang paling bikin saya gemes dan lucu," ceritanya.
Bagi Kila, menjadi guru bukan sekadar tentang mentransfer ilmu. Tapi juga membentuk karakter anak-anak. Hingga menjadi pribadi yang baik dan percaya diri. Dia sudah merasa menjadi seorang ibu.
"Jadi guru ini ada senangnya ada capenya jua. Tapi lebih banyak senang sih. Karena bisa ketemu anak-anak yang nggak pernah membosankan, bisa main. Saya berasa punya anak, walaupun belum jadi ibu," ucapnya sambil terkekeh.
Sekarang Kila tinggal di Jalan Padat Karya, Kompleks Purnama Permai, Sungai Andai, Banjarmasin Utara. Dia punya kakak bernama Henditya Novita Prima dan adik bernama Zefanya Domenico Imanu.
Di luar kesibukannya sebagai guru, dia rupanya punya cita-cita lain. Ingin berbisnis di dunia fesyen. Kebetulan ia juga hobi menggambar.
"Awalnya suka liatin fashion gitu, terus suka mix and match baju. Suka koleksi aksesori juga. Dari situlah aku mulai tertarik," katanya.
Ke depan, Kila berencana menyeriusi bisnis fesyen. Selain itu, dia juga ingin jadi dosen. (mr-154/ema)
Editor : Muhammad Helmi