Kalah 1-2 dari Kalteng FC, Pelatih Anyar Barito Putera Hendri Susilo Bersyukur

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 15:24 WIB
UJI COBA: Pemain Barito Putera berjuang dalam laga uji coba melawan Isen Mulang Kalteng FC di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (16/8/2026). (M Idris Jian Sidik)
UJI COBA: Pemain Barito Putera berjuang dalam laga uji coba melawan Isen Mulang Kalteng FC di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (16/8/2026).(Foto: M Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Barito Putera mengawali masa persiapan menuju Liga 2 Championship 2026-2027 dengan hasil yang kurang memuaskan.

Di hadapan para suporter setia Laskar Antasari yang memadati Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (16/8/2026) petang, skuad baru Barito Putera harus mengakui keunggulan Isen Mulang Kalteng FC dengan skor 1-2 dalam laga uji coba perdana.

Pertandingan langsung mengejutkan tuan rumah bahkan sebelum laga benar-benar berjalan. Belum genap satu menit pertandingan dimulai, gelandang Isen Mulang Kalteng FC, Makan Konate sudah membobol gawang Barito Putera.

Gol kilat itu langsung menempatkan Laskar Tambun Bungai dalam posisi kendali dan kepercayaan diri mereka pun meluap sepanjang sisa babak pertama.

Barito Putera yang dimotori Rizky Pora dan kawan-kawan lebih banyak bertahan, sementara upaya-upaya membangun serangan belum menemukan jalan yang tepat. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-1 untuk tim tamu.

Di babak kedua, Barito Putera mencoba bangkit. Namun, pada menit ke-51, bencana kembali datang melalui sundulan Douglas Cruz yang menyambut umpan sepak pojok, mengubah skor menjadi 0-2.

Tertinggal dua gol, pelatih Hendri Susilo mulai memutar rotasi dengan memasukkan sejumlah pemain baru, dan hasilnya permainan Laskar Antasari perlahan menemukan ritme yang lebih agresif.

Usaha itu akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-87, Bagus Kahfi memperkecil ketertinggalan melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan tenang mengubah skor menjadi 1-2 dan memompa semangat tuan rumah untuk terus menyerang hingga peluit panjang.

Namun upaya menyamakan kedudukan itu tidak berhasil diwujudkan, dan Isen Mulang Kalteng FC menutup laga dengan kemenangan 1-2.

Menariknya, pelatih anyar Barito Putera, Hendri Susilo, sama sekali tidak terlihat terbebani dengan kekalahan ini.

Bagi pria yang sebelumnya menangani Malut United FC itu, uji coba perdana ini memiliki fungsi yang sangat spesifik dan tidak ada kaitannya dengan skor akhir.

"Enggak, kita tidak ada target. Artinya, target kita melihat sampai di mana kesiapan awal setelah kita menjalani latihan, khususnya fisik, sampai di mana. Itu dulu yang lebih penting," tegas Hendri Susilo.

Ia sengaja memanfaatkan 90 menit ini untuk memberikan menit bermain kepada seluruh pemain yang ada di skuad sebuah langkah strategis untuk memetakan kualitas dan kebutuhan komposisi tim secara menyeluruh sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Kita tidak ada cari skor atau segala macam, enggak. Kita akan coba semua pemain," tambahnya.

Di balik kekalahan itu, Hendri justru menemukan hal yang patut disyukuri. Mendapatkan lawan sekelas Isen Mulang Kalteng FC, yang notabene merupakan tim Liga 1 di uji coba pertama dinilainya sebagai keberuntungan yang tidak datang sembarangan.

"Uji coba pertama, Alhamdulillah kita dapat tim Liga 1 ya. Alhamdulillah dia mau main di sini. Itu menguntungkan buat kita," pungkas Hendri.

Kini fokus Laskar Antasari bergeser sepenuhnya ke program latihan fisik intensif. Hasil laga uji coba ini menjadi cermin evaluasi yang jujur dan Barito Putera berkomitmen untuk tampil jauh lebih siap di laga uji coba berikutnya sebelum memasuki persaingan sesungguhnya di Liga 2 Championship 2026-2027.

Editor : Sutrisno
Isen Mulang Kalteng FC Liga 2 Championship Hendri Susilo banjarmasin Barito Putera