RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Sebuah foto lama yang memperlihatkan Lionel Messi memandikan bayi yang kini dikenal sebagai bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, akhirnya dikonfirmasi keasliannya oleh UNICEF.
Foto ikonik tersebut kembali ramai diperbincangkan menjelang pertemuan Messi dan Yamal pada final Piala Dunia 2026. Melalui unggahan resmi di Instagram, UNICEF memastikan foto tersebut memang benar adanya. Momen itu terjadi lebih dari 18 tahun lalu, dalam sebuah sesi pemotretan amal untuk kalender UNICEF, ketika Yamal masih berusia enam bulan. "Ya, foto-foto yang kalian lihat itu benar adanya. Lebih dari 18 tahun yang lalu, seorang bayi bernama Lamine Yamal dan ibunya, Sheila, bertemu dengan Lionel Messi dalam sesi pemotretan penggalangan dana UNICEF," tulis UNICEF.
Kisah tersebut bermula pada 2007. Saat itu, Messi baru berusia 20 tahun, dan mulai dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dunia sepak bola. Sementara Yamal masih bayi yang belum menunjukkan tanda-tanda bakal menjadi salah satu pemain muda paling bersinar.
Keduanya dipertemukan dalam sesi foto amal yang digelar FC Barcelona bersama UNICEF.
Dalam salah satu foto yang kini viral, Messi terlihat membantu ibu Yamal, Sheila Ebana, memandikan sang bayi di dalam bak plastik kecil berwarna biru.
Fotografer Joan Monfort mengungkapkan, Yamal kecil langsung menarik perhatian Messi karena selalu tersenyum sepanjang sesi pemotretan.
Foto tersebut menjadi bagian dari kalender amal UNICEF edisi 2008. Keluarga Yamal terpilih melalui undian untuk mendapatkan kesempatan berfoto bersama pemain Barcelona. Hasil penjualan kalender tersebut kemudian digunakan untuk mendukung program perlindungan anak di berbagai negara.
Dari Duta UNICEF ke Final Piala Dunia
Messi sendiri telah lama terlibat dalam kegiatan kemanusiaan bersama UNICEF. Ia mulai mendukung organisasi tersebut sejak 2004, dan resmi menjadi Duta Besar UNICEF pada 2010.
Sepanjang kiprahnya, Messi aktif dalam berbagai kampanye perlindungan anak, termasuk kegiatan kemanusiaan untuk meningkatkan perhatian dunia terhadap kondisi anak-anak di berbagai wilayah.
Sementara itu, Lamine Yamal juga mengikuti jejak Messi dengan menjadi Duta Besar UNICEF terbaru pada 2026. Yamal membawa misi memperjuangkan hak anak untuk bermain, belajar, dan berkembang dalam lingkungan yang aman. "Sepanjang masa kecil saya, yang saya miliki hanyalah keluarga, bola, taman, dan mimpi," ujar Yamal.
Menurutnya, sepak bola memiliki peran besar dalam membentuk masa kecilnya. "Bermain sepak bola memberikan saya keteraturan, rasa memiliki, dan harapan akan masa depan. Anak-anak membutuhkan ruang aman untuk bermain, berimajinasi, dan tumbuh berkembang," katanya.
Pertemuan Messi dan Yamal di final Piala Dunia 2026 pun disebut UNICEF sebagai momen penuh makna atau full-circle moment. Dua pemain dari generasi berbeda yang pernah bertemu ketika Yamal masih bayi itu kini kembali berhadapan di panggung terbesar sepak bola dunia. "Penggemar sepak bola di seluruh dunia akan menyaksikan momen luar biasa ketika Yamal dan Messi kembali bertemu untuk memimpin tim mereka dalam pertandingan penentuan juara Piala Dunia," tulis UNICEF. (apr/yy/dye)
Editor : Arief