Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Final Turnamen Sepak Bola Bupati Balangan Cup 2026 Ricuh, Hakim Garis Diduga Dipukul Oknum Suporter

M Dirga • Kamis, 23 April 2026 | 06:34 WIB

 

RICUH: Suasana kericuhan saat sejumlah penonton memasuki lapangan di tengah laga final Bupati Cup antara Batumandi dan Lampihong yang berakhir dengan skor 1-0. (Foto: M Dirga / Radar Banjarmasin)
RICUH: Suasana kericuhan saat sejumlah penonton memasuki lapangan di tengah laga final Bupati Cup antara Batumandi dan Lampihong yang berakhir dengan skor 1-0. (Foto: M Dirga / Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BALANGAN - Final Bupati Cup 2026 di Paringin, Kabupaten Balangan, berakhir ricuh setelah laga Batumandi vs Lampihong ternoda aksi anarkis suporter, Rabu (22/4/2026).

Pertandingan yang seharusnya menjadi puncak pesta sepak bola daerah, berubah mencekam usai keputusan kontroversial wasit memicu emosi penonton.

Batumandi memastikan kemenangan tipis 1-0 lewat gol sundulan Iwan Pamungkas pada menit ke-52 di Lapangan Martasura. Gol itu menjadi satu-satunya pembeda hingga peluit panjang dibunyikan.

Namun, tensi pertandingan meningkat setelah Lampihong mencetak gol balasan yang kemudian dianulir wasit karena offside. Keputusan tersebut langsung memicu protes keras dari pemain dan pendukung.

Situasi memanas saat sejumlah oknum penonton merangsek masuk ke lapangan. Pertandingan sempat dihentikan beberapa saat karena kondisi tidak kondusif, sebelum akhirnya dilanjutkan setelah situasi mereda.

Kericuhan Usai Laga

Insiden tidak berhenti setelah pertandingan usai. Saat perangkat pertandingan hendak meninggalkan lapangan, sekelompok penonton melakukan penghadangan.

Terjadi kontak fisik yang berujung pada aksi kekerasan. Seorang hakim garis dilaporkan terkena pukulan di bagian wajah oleh oknum massa yang masih diliputi kekecewaan.

Peristiwa ini menjadi catatan serius dalam gelaran Bupati Balangan Cup 2026 yang sebelumnya diharapkan menjadi ajang sportivitas dan hiburan masyarakat.

Evaluasi Pengamanan

Pihak penyelenggara mengakui adanya kelemahan dalam pengamanan pertandingan. Mereka memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Terutama terkait sistem pengamanan. Ke depan kami juga akan lebih selektif dalam menentukan perangkat pertandingan,” ujar salah satu panitia yang enggan disebutkan namanya.

Insiden ini sekaligus menjadi peringatan bahwa pengelolaan pertandingan, khususnya laga final dengan tensi tinggi, membutuhkan pengamanan ekstra dan manajemen risiko yang matang. 

 

Editor : M. Ramli Arisno
#Bupati Balangan Cup 2026 #supoter ricuh #wasit dipukul suporter #sepakbola ricuh #Balangan