RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Derbi Kalimantan antara PS Barito Putera dan Persiba Balikpapan berlangsung dramatis. Laga di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (18/4/2026) malam, berakhir imbang 3-3.
Hasil ini membuat peluang Barito Putera untuk promosi langsung ke BRI Super League semakin berat.
Enam Gol, Jual Beli Serangan
Sejak awal, pertandingan berjalan terbuka. Kedua tim saling menyerang tanpa kompromi.
Barito hampir unggul lebih dulu lewat Alexsandro, namun peluangnya digagalkan kiper Persiba, Pancar Nur.
Justru tim tamu membuka skor lebih dulu pada menit ke-19. Sepakan Beni Okto yang sempat diblok Fabiano Beltrame malah berbelok masuk ke gawang sendiri. Skor 0-1.
Barito merespons cepat. Alexsandro mencetak gol penyama lewat kemelut di depan gawang. Gol sempat dianulir, namun setelah pengecekan VAR, disahkan. Skor 1-1.
Menjelang turun minum, Fabiano menebus kesalahannya. Tendangan bebasnya meluncur mulus ke gawang Persiba. Barito berbalik unggul 2-1.
Persiba Bangkit, Drama di Akhir
Memasuki babak kedua, Persiba langsung menyamakan skor. Baru dua menit berjalan, Muhammad Isfandyar mencetak gol cepat menjadi 2-2.
Laga semakin panas. Jual beli serangan terus terjadi dengan intensitas tinggi.
Pada menit ke-79, Takumu Nishihara membawa Persiba kembali unggul 3-2 lewat sundulan.
Namun Barito belum menyerah. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya membuahkan hasil di menit 90+10. Sundulan Renan Alves menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan. Skor akhir 3-3.
Evaluasi Pelatih
Pelatih Barito, Stefano Cugurra, mengakui timnya tampil di bawah standar.
“Hasil kurang bagus buat kami. Banyak kesalahan. Biasanya kami kuat bertahan, tapi kali ini kebobolan tiga gol. Masih ada dua laga tersisa,” ujarnya.
Bek Barito, Haudi Abdillah, juga meminta maaf kepada suporter atas hasil tersebut.
Di kubu Persiba, pelatih Leonard Tupamahu mengapresiasi kerja keras timnya.
“Meraih poin di sini tidak mudah. Kami tampil terbuka dan berhasil mencetak tiga gol, meski masih ada evaluasi,” katanya.
Peluang Promosi Kian Tipis
Hasil imbang ini membuat peluang Barito untuk promosi langsung semakin menipis. Nasib mereka kini ikut bergantung pada hasil laga PSS Sleman yang akan bertanding Senin (20/4/2026).
Barito wajib meraih hasil maksimal di dua laga sisa jika ingin menjaga asa promosi tetap hidup. (*)
Editor : M. Ramli Arisno