MILAN - AC Milan berhasil meraih kemenangan penting atas rival sekotanya Inter Milan dalam laga Derby della Madonnina yang digelar di San Siro pada Senin (9/3) dini hari WIB.
Rossoneri menang tipis 1-0 dan sekaligus mencatatkan double kemenangan derby Serie A untuk pertama kalinya sejak musim 2010/2011.
Hasil ini juga membuat persaingan gelar Serie A kembali memanas, karena jarak poin antara kedua tim kini hanya tersisa tujuh poin dengan 10 pertandingan tersisa.
Bagi Milan, hasil ini menjadi kemenangan keenam dalam 11 pertandingan terakhir. Sementara itu, Inter harus mengakhiri rekor delapan kemenangan beruntun di Serie A, dan kini hanya meraih dua kemenangan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi.
Dengan jadwal yang masih panjang, persaingan gelar Serie A musim ini diprediksi akan berlangsung hingga akhir musim.
Dalam laga Derby della Madonnina, AC Milan berhasil menang atas Inter Milan berkat satu gol dari Pervis Estupinan. Dia mencetak gol dengan tendangan keras pada menit ke-35 di dalam kotak penalti setelah menerima umpan terukur dari Youssouf Fofana.
Bagi Pervis Estupinan, gol yang dicetak ke gawang Inter Milan adalah gol terpenting baginya. Gol tersebut juga merupakan hasil dari kerja kerasnya selama pada sesi latihan bersama AC Milan.
”Ya, ini adalah gol terpenting dalam karier saya. Kami bekerja keras minggu ini, dan inilah hasilnya,” ucap Pervis Estupinan setelah pertandingan kepada DAZN yang dikutip dari laman Sempre Milan, Senin (9/3).
Pemain Timnas Ekuador tersebut juga diberikan tugas dari Massimiliano Allegri untuk menyerang. Alhasil, Estupinan menemukan momen untuk berlari dan mencetak gol debutnya bersama AC Milan.
”Kami bekerja keras sepanjang minggu, pelatih menyuruh saya menyerang dan saya menemukan momen yang tepat,” ujar Pervis Estupinan.
Bek kiri 28 tahun tersebut seperti mendapatkan durian runtuh pada laga kemenangan AC Milan lawan Inter Milan. Sebab, Estupinan bukanlah pilihan utama di musim ini melainkan pelapis dari Davide Bartesaghi yang harus absen latihan.
Editor : Arief