PELAIHARI – Final sepak bola putra Porprov XII Kalsel bakal mempertemukan dua tim bertetangga, Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Keduanya memastikan tiket ke partai puncak setelah menyingkirkan lawan masing-masing di babak semifinal, Selasa (11/11) sore.
Tala melaju usai menang 3-0 atas Kabupaten Banjar. Sementara Tanbu menundukkan Kotabaru lewat adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Pertandingan antara Tala melawan Kabupaten Banjar di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, berlangsung sengit dan menarik. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim saling jual beli serangan. Namun hingga babak pertama usai, skor masih imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, tim polesan Mediansyah terus menekan dan berhasil membuka keunggulan Tala di pertengahan laga. Namun, Kabupaten Banjar mampu menyamakan kedudukan tak lama kemudian, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan tuan rumah.
Ketegangan memuncak di masa tambahan waktu ketika terjadi benturan antara pemain Tala dan kiper Kabupaten Banjar di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Keputusan yang memicu protes keras dari kubu Banjar. Akibat keputusan wasit tersebut, tim Banjar memilih walk out dan tidak melanjutkan pertandingan. Kemenangan dengan skor 3-0 diberikan kepada Tala.
Bupati Tala, Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi kepada tim sepak bola putra daerahnya. Ia juga memberikan motivasi kepada para pemain agar di laga final bermain dengan baik dan meraih medali emas.
“Kamis kita berjuang. Saya ingin kalian semua dapat emas. Percuma dari awal kita menang, menang, lalu di final kalah, rasanya sia-sia,” tegasnya, Rabu (12/11).
Selain itu, ia juga berpesan agar para pemain tetap fokus sejak awal pertandingan hingga peluit akhir berbunyi. Selalu waspada. “Petarung itu berjuang sampai selesai. Tidak ada istilah mundur. Meski sebelumnya kita bisa menang melawan Tanbu, tetap harus waspada dan jangan kehilangan konsentrasi,” pesannya.
Laga final sepak bola putra nantinya akan digelar di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari pada Kamis (13/11).
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief