Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Vini Minta Maaf lewat Twitter, Kecuali kepada Xabi Alonso

Muhammad Syarafuddin • Jumat, 31 Oktober 2025 | 18:31 WIB
MINTA MAAF: Vinicius Junior meminta maaf atas kemarahan di El Clasico.
MINTA MAAF: Vinicius Junior meminta maaf atas kemarahan di El Clasico.

JAKARTA - Drama di Real Madrid tampaknya belum berakhir. Penyerang lincah asal Brasil, Vinícius Júnior, akhirnya buka suara setelah insiden panas di laga El Clasico akhir pekan lalu.

Ia meminta maaf kepada semua pihak atas reaksi emosionalnya, kecuali kepada sang pelatih, Xabi Alonso.

Dalam pertandingan melawan Barcelona tersebut, Vinícius terlihat marah besar ketika ditarik keluar di babak kedua. Ia bahkan berteriak di pinggir lapangan:

"Selalu saya! Saya meninggalkan tim! Saya pergi, lebih baik saya pergi!"

Ledakan emosi itu sontak memicu rumor bahwa Vinicius siap hengkang dari ibu kota Spanyol. Namun pemain berusia 25 tahun itu buru-buru meredam gosip tersebut lewat unggahan di akun X (Twitter) pribadinya.

"Hari ini saya ingin meminta maaf kepada seluruh Madridista atas reaksi saya ketika digantikan di El Clasico," tulisnya.

"Seperti yang telah saya lakukan secara langsung dalam latihan hari ini, saya juga ingin meminta maaf lagi kepada rekan satu tim, klub, dan presiden."

Vinicius menegaskan bahwa tindakannya murni didorong oleh semangat kompetitif, bukan masalah pribadi.

"Terkadang gairah mengalahkan saya karena saya selalu ingin menang dan membantu tim saya. Karakter kompetitif saya berasal dari kecintaan saya terhadap klub ini dan segala hal yang diwakilinya," lanjutnya.

"Saya berjanji untuk terus berjuang setiap detik demi kebaikan Real Madrid, seperti yang telah saya lakukan sejak hari pertama."

Meski pernyataannya bernada damai, publik sadar ada satu nama yang absen dari daftar permintaan maaf tersebut yakni Xabi Alonso.

Menurut laporan Sports Illustrated, hubungan antara Vinícius dan Alonso memang sedang panas. Dalam insiden El Clasico, Alonso bahkan tidak memberi isyarat atau tepuk tangan saat Vinícius meninggalkan lapangan.

Ketegangan ini disebut hanya puncak dari gunung es. Beberapa pemain bintang Madrid kabarnya merasa "frustrasi, tidak dihormati, dan tidak puas" dengan pendekatan Alonso yang dianggap terlalu kaku.

Alonso, yang dikenal perfeksionis dan disiplin seperti gurunya Pep Guardiola, dilaporkan menerapkan sistem yang sangat ketat di dalam skuad.

Ini kontras dengan gaya Carlo Ancelotti sebelumnya yang lebih fleksibel dan memberi kebebasan berkreasi kepada para pemainnya.

Seorang sumber bahkan menyebut, "Dia (Alonso) pikir dia adalah Pep Guardiola."

 Namun tak semuanya negatif. Beberapa pemain Madrid justru memuji metode Alonso yang lebih langsung dan efisien.

Hasil di lapangan pun sejauh ini masih mendukungnya setelah kemenangan di El Clasico, Real Madrid kini unggul lima poin dari Barcelona di puncak klasemen.

Permintaan maaf Vinicius memang menenangkan sebagian fans Madrid, tapi absennya nama Xabi Alonso dalam pernyataannya justru menimbulkan spekulasi baru.

Editor : Arief
#Real Madrid #vinicius junior #xabi alonso