LEIPZIG – RB Leipzig bersiap melepas striker andalan mereka Benjamin Sesko, di bursa transfer musim panas. Banderol sang pemain mengundang perhatian klub-klub elite Eropa.
Performa konsisten Benjamin Sesko selama dua musim terakhir membuatnya menjadi salah satu striker muda paling menjanjikan di Eropa saat ini. Usai bersinar di Red Bull Salzburg, pemain asal Slovenia itu melanjutkan performa tajam bersama RB Leipzig, mencetak 37 gol dari 82 pertandingan sejak pindah pada 2023.
Musim ini, Sesko telah menjadi pilihan utama di lini depan Leipzig dengan torehan 11 gol di Bundesliga serta masing-masing empat gol di Liga Champions dan DFB-Pokal. Performa itu membuat namanya masuk radar klub-klub besar jelang bursa transfer musim panas 2025.
Menurut laporan Bild, Leipzig dan Sesko telah memiliki kesepakatan tak tertulis (gentleman's agreement) yang memungkinkan sang striker hengkang pada musim panas ini. Meskipun kontraknya masih berlaku hingga 2029, Leipzig dikabarkan bersedia melepasnya di angka sekitar GBP 60 juta.
Namun, dengan melihat performa dan tingginya minat klub-klub top, Leipzig berharap dapat menaikkan nilai transfer menjadi mendekati GBP 85 juta. Jika itu terjadi, Sesko bisa menjadi penjualan termahal dalam sejarah klub, melampaui Josko Gvardiol yang dibeli Manchester City.
Peluang Sesko untuk meninggalkan Red Bull Arena semakin besar jika Leipzig gagal finis di posisi empat besar Bundesliga. Saat ini, mereka berada di peringkat keempat namun hanya unggul dua poin dari Mainz 05 di posisi kelima dengan lima laga tersisa.
Keikutsertaan Leipzig di Liga Champions musim depan bisa menjadi faktor penentu apakah mereka mampu mempertahankan Sesko atau terpaksa melepasnya demi menjaga stabilitas finansial dan hubungan baik dengan sang pemain.
Manchester United disebut sebagai peminat utama Benjamin Sesko. Sporting director mereka Christopher Vivell, memiliki hubungan dekat dengan Sesko karena pernah menangani transfer ke Salzburg dan Leipzig. MU juga tengah mencari striker baru usai performa Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee belum memuaskan.
Arsenal dan Chelsea juga menunjukkan ketertarikan kuat terhadap Sesko. Keduanya tengah mencari ujung tombak baru untuk menambah kedalaman skuad dan konsistensi di lini depan. Liverpool dan Tottenham Hotspur sempat dikaitkan, tetapi Spurs diyakini memiliki peluang kecil dalam perburuan ini.
Selain klub-klub Premier League, AC Milan dari Serie A juga dikabarkan ingin memboyong Sesko. Meski demikian, striker berusia 21 tahun itu dikabarkan lebih condong memilih berkarier di Inggris ketimbang Italia, mengingat kompetisi yang lebih kompetitif dan eksposur yang lebih besar.
Dengan nilai pasar yang terus melonjak dan minat dari banyak klub elite, transfer Benjamin Sesko bisa menjadi salah satu saga paling menarik di bursa transfer musim panas ini. Jika Leipzig berhasil menjualnya di atas EUR 90 juta, mereka akan mencatat sejarah baru sekaligus mempertegas reputasi mereka sebagai klub pengembang talenta top Eropa.
Dengan kontrak jangka panjang, performa impresif, dan usia yang masih sangat muda, Benjamin Sesko menjadi komoditas panas yang siap diperebutkan klub-klub papan atas. Namun, apakah Manchester United akan berhasil memanfaatkan koneksi internal mereka? Atau justru Arsenal dan Chelsea yang memenangkan pertarungan?
Editor : Arief