LISBON – Barcelona menunjukkan mengapa mereka masih menjadi salah satu raksasa Eropa.
Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22, Blaugrana tetap mampu mencuri kemenangan 1-0 atas Benfica di Estadio da Luz dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (6/3/2025) dinihari.
Gol tunggal Raphinha dan penampilan heroik Wojciech Szczesny memastikan pasukan Hansi Flick pulang dengan kepala tegak, mengirim pesan tegas bahwa mereka bukan tim yang mudah ditaklukkan.
Barcelona mengawali laga dengan percaya diri, menguasai bola dan menekan Benfica di depan publik mereka sendiri.
Namun, momen yang bisa saja menjadi titik balik terjadi di menit ke-22. Bek muda Pau Cubarsi menerima kartu merah langsung setelah melanggar Angel Di Maria dalam situasi serangan balik cepat.
Dengan kehilangan satu pemain, banyak yang memperkirakan Barcelona akan kesulitan menghadapi tekanan tuan rumah.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Barcelona tidak goyah. Mereka bertahan dengan disiplin, mengandalkan lini tengah yang solid, dan menunggu kesempatan emas yang akhirnya datang di babak kedua.
Gol kemenangan Barcelona tercipta lewat aksi brilian Raphinha di menit ke-67. Sang winger Brasil menusuk dari sisi kanan, mengecoh dua bek Benfica, dan melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dihalau kiper lawan.
Benfica mencoba membalas, menggempur lini pertahanan Barcelona dengan berbagai serangan. Namun, kiper anyar Wojciech Szczesny membuktikan kualitasnya dengan serangkaian penyelamatan gemilang.
Penampilannya membuat frustrasi para pemain Benfica dan memastikan gawang Barcelona tetap perawan hingga peluit akhir berbunyi.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick tak bisa menyembunyikan kebanggaannya terhadap timnya.
"Saya sangat bangga dengan karakter yang ditunjukkan tim ini. Bermain dengan 10 orang hampir sepanjang laga, tetapi tetap tenang dan akhirnya meraih kemenangan, itu luar biasa. Kami menunjukkan bahwa mentalitas juara masih ada di Barcelona," ujar Flick dikutip dari Reuters.
Ia juga memberikan pujian khusus kepada Pedri, menyebutnya sebagai pemain yang "brutal" dan "luar biasa" atas kontribusinya di lini tengah.
Kemenangan ini memberi Barcelona modal penting untuk leg kedua di Camp Nou. Benfica harus menang dengan selisih dua gol jika ingin lolos, sementara Barcelona hanya perlu mempertahankan keunggulan mereka untuk melangkah ke perempat final.
Dengan kepercayaan diri yang semakin meningkat, Blaugrana kini siap mengunci tiket ke babak berikutnya di hadapan publik sendiri. Benfica telah diperingatkan: Barcelona mungkin tak sempurna, tapi mereka punya satu hal yang tak bisa diajarkan, mental baja!
Editor : Fauzan Ridhani