JEDDAH - Penyerang Al Ittihad, Karim Benzema, mengisyaratkan keinginannya untuk kembali ke Real Madrid setelah ia berhasil menutup karirnya yang gemilang saat berada di Spanyol.
Benzema berada di urutan kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Real Madrid, di bawah ikon Raul Gonzalez dan Alfredo Di Stefano, dengan 354 gol selama 14 tahun.
Pemain asal Prancis ini juga berada di urutan kelima dalam daftar pemain terbanyak sepanjang masa di Los Blancos, dengan memainkan 648 partai antara tahun 2009 dan 2023.
Baru-baru ini dalam sebuah kesempatan, Benzema mengakui bahwa ia tidak tahu apakah melatih adalah jalan yang ingin ditempuh dalam waktu selanjutnya. Hanya saja, ia ingin berada dekat dengan presiden Real Madrid, Florentino Perez.
"Suatu hari saya bersama Florentino di Madrid. Ketika ia merekrut saya (pada tahun 2009), saya mengatakan kepada ayah saya bahwa selama ia berada di Real Madrid, saya akan berada di sana,” ujar Benzema seperti dilansir dari laman 90min.
"Dia adalah orang pertama yang saya hubungi ketika saya memutuskan untuk pergi. Dia tidak begitu mengerti. Saya mengatakan kepadanya bahwa para pemain muda, Vinicius dan Rodrygo, sudah siap (jadi pemimpin)."
"Ketika saya pensiun, saya ingin tetap dekat dengan sepak bola. Pelatih? Saya tidak tahu, sepertinya lebih rumit daripada menjadi pemain. Saya ingin dekat dengan Florentino," beber Benzema.
Sang pemain meyakinkan bahwa hubungannya dengan Florentino Perez selalu istimewa. Dia juga menegaskan bahwa keputusannya untuk pergi didasari oleh keinginannya untuk meninggalkan klub di saat-saat terbaiknya, setelah berhasil meraih semua titel yang mungkin diraih, termasuk Ballon d'Or.
Benzema menegaskan bahwa ia tidak berniat untuk bergabung dengan tim yang dapat menghadapi Real Madrid. Ini menunjukkan kesetiaan dan rasa terima kasihnya kepada klub.
Benzema, yang kini berusia 37 tahun, saat ini sedang menjalani musim keduanya bersama klub raksasa Liga Pro Saudi, Al Ittihad. Dia sedikit membagikan kehidupannya di Arab Saudi. "Saya merasa nyaman di sini. Hidup saya seperti di Madrid. Saya bangun, berlatih di rumah di gym dan pada sore hari saya berlatih dengan tim," katanya.
"Di malam hari, saya terkadang pergi makan malam atau ke pantai. Di sini Anda juga tidak bisa berjalan-jalan di jalan, orang-orang tergila-gila dengan sepak bola," tambahnya.
Meskipun rumor-rumor mengenai masa depannya terus bermunculan, Benzema selalu mempertahankan pendiriannya bahwa ia ingin mengakhiri kariernya bersama Real Madrid, entah sebagai pemain atau sebagai staf pelatih di masa depan.
Editor : Arief