MILAN - Momen krusial terjadi pada menit ke-51 saat AC Milan menjamu Feyenoord di San Siro Stadium pada leg ke-2 babak play-off Liga Champions. Rabu (19/2/2025) WIB.
Bak terbakar desakan sang legenda Zlatan Ibrahimovic, AC Milan saat itu unggul cepat melalui Gimenez saat pertandingan baru berjalan 30 detik.
Skor 1-0, agregat pun imbang 1-1 karena Feyenoord juga membawa modal 1 gol ke Milan usai kemenangan mereka di Rotterdam pada leg pertama lalu 1-0.
Gol pembuka Rossoneri memberi harapan bagi publik San Siro. Tijjani Reijnders dan kawan-kawan tampil meyakinkan sebelum seisi stadion dibuat melongo.
Di menit ke-51, AC Milan berupaya tengah berupaya mencari keunggulan atas agregat dengan menebar ancaman ke gawang Feyenoord.
Rafael Leao saat itu memberi umpan terobosan kepada Theo Hernandez yang saat itu pergerakannya nampak dijegal pemain Feyenoord di kotak terlarang.
Szymon Marciniak yang memimpin pertandingan pun meniup peluit tanda akan mengeluarkan hukuman. Alih-alih memberi penalti untuk Rossoneri.
Wasit asal Polandia itu justru membuat Theo Hernandez mandi lebih cepat. Ia diganjar kartu kuning kedua karena dianggap berupaya melakukan diving, seolah-olah terkena kontak fisik.
Melalui layar kaca tampak tayangan ulang menunjukkan tak ada pelanggaran yang dilakukan pemain tim tamu.
Tanpa mengecek VAR, kejelian pengadil lapangan hijau ini justru tak tanggung-tanggung dengan memberi kartu kuning kedua.
Padahal sebelum Theo Hernandez diganjar kartu merah dan bermain dengan 10 pemain, AC Milan tampil mendominasi.
Tercatat 12 upaya yang dilakukan anak asuhan Sergio Caceicao yang 5 di antaranya mengarah langsung ke gawang.
Sedangkan Feyenoord hanya 2 kali upaya percobaan, itupun tak ada yang langsung mengarah ke penjaga gawang Mike Maignan
Bak melihat kesempatan, mulai saat itu permainan Feyenoord berbalik. Pelatih melakukan sejumlah pergantian salah satunya Zépiqueno Redmond yang digantikan Julian Carranza.
Pergantian tesebut berhasil, Caranzza terbukti jadi mimpi buruk AC Milan. Ia melesatkan sundulan usai menyambut umpan crossing yang mampu menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-72.
Feyenoord berhak melaju ke babak selanjutnya usai unggul agregat 1-2 hingga peluit panjang ditiup wasit Szymon Marciniak. Perjuangan Rossoneri pun kandas.
Kontroversi pun berlanjut, di sosial media banyak yang menyayangkan aksi dari Theo Hernandez. Ada pula yang menganggapnya konyol apabila dengan sengaja melakukan diving.
Editor : Sutrisno