Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jude Bellingham Terancam Sanksi 12 Laga

Sutrisno • Selasa, 18 Februari 2025 | 05:17 WIB
PROTES: Jude Bellingham protes terhadap wasit setelah mendapatkan kartu merah saat pertandingan Real Madrid menghadapi Osasuna, Sabtu (15/2).
PROTES: Jude Bellingham protes terhadap wasit setelah mendapatkan kartu merah saat pertandingan Real Madrid menghadapi Osasuna, Sabtu (15/2).

MADRID - Real Madrid harus menerima kenyataan pahit usai ditahan imbang 1-1 oleh Osasuna dalam laga La Liga, Sabtu (15/2). Hasil tersebut membuat Los Blancos kehilangan dua poin krusial dalam perburuan gelar juara.

Namun, yang lebih menjadi sorotan adalah kartu merah yang diterima Jude Bellingham akibat dugaan hinaan terhadap wasit Jose Luis Munuera Montero.

Dalam pertandingan tersebut, Madrid unggul lebih dulu lewat gol Kylian Mbappe sebelum Osasuna menyamakan kedudukan melalui penalti Ante Budimir. Di tengah jalannya laga, Bellingham diberikan kartu merah langsung oleh Montero setelah diduga mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada sang pengadil lapangan.

Menurut laporan wasit, Bellingham diduga mengatakan "fuck you," yang dianggap sebagai hinaan langsung. Namun, sang gelandang membantah hal tersebut, mengklaim bahwa ada "kesalahpahaman" dalam komunikasi.

Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, membela pemainnya dalam konferensi pers seusai laga. "Saya rasa wasit tidak memahami bahasa Inggris dengan baik. Jude mengatakan 'fuck off', bukan 'fuck you'. Dalam bahasa Spanyol, itu bisa diterjemahkan sebagai 'jangan ganggu saya', yang menurut saya tidak ofensif," ujar Ancelotti.

 Berdasarkan Kode Disiplin RFEF, pasal 94 menyebutkan bahwa seorang pemain yang terbukti menghina wasit secara langsung dapat dijatuhi hukuman larangan bermain antara 4 hingga 12 pertandingan. Jika Bellingham dinilai hanya melakukan "tindakan kurang hormat" sebagaimana diatur dalam pasal 117, ia bisa mendapatkan sanksi lebih ringan, yaitu larangan bermain 2 hingga 3 pertandingan.

Sejauh ini, Bellingham tampil gemilang untuk Madrid di musim 2024/25 dengan mencetak 11 gol dan 10 assist dalam 33 pertandingan di semua kompetisi. Sejak bergabung dengan Madrid, pemain berusia 21 tahun itu telah mencatatkan total 34 gol dan 23 assist dalam 76 laga.

Jika dijatuhi sanksi maksimal 12 pertandingan, Bellingham tidak akan bisa bermain di kompetisi domestik hingga bulan Mei. Ia berpotensi absen dalam 10 pertandingan La Liga dan dua laga Copa del Rey, termasuk semifinal melawan Real Sociedad (leg pertama 26 Februari, leg kedua 1 April).

Beberapa laga krusial yang mungkin dilewatkan Bellingham di La Liga termasuk duel melawan Real Betis (2 Maret) dan Villarreal (15 Maret). Namun, satu pertandingan yang menjadi perhatian utama adalah El Clasico melawan Barcelona pada 10 Mei. Jika Bellingham terkena hukuman penuh 12 laga, ia masih bisa kembali tepat waktu untuk pertandingan besar tersebut.

Meski berisiko mendapat larangan bermain di kompetisi domestik, Bellingham tetap bisa bermain di Liga Champions. Real Madrid akan menghadapi Manchester City pada leg kedua babak playoff, setelah meraih kemenangan 3-2 di Etihad pekan lalu.

Dengan potensi hukuman yang bisa berpengaruh besar terhadap perjalanan Madrid musim ini, manajemen klub kemungkinan akan mengajukan banding terhadap keputusan wasit. Situasi ini tentu menjadi perhatian bagi fans Los Blancos yang berharap tim tetap solid dalam persaingan meraih trofi di berbagai ajang musim ini.

Editor : Arief
#Real Madrid #Jude Bellingham #liga spanyol