Turnamen ini diikuti 32 tim dari semua kabupaten/kota di Kalsel. Mengusung format setengah kompetisi atau sistem gugur, kegiatan ini berlangsung sejak 21 Agustus tadi, dan berakhir pada Kamis (24/8) mendatang.
Kejuaraan ini bersifat umum dan tidak banyak persyaratan. Hanya menyertakan KTP, sebagai bukti warga Kalsel.
Sedangkan seluruh pertandingan digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Hasanuddin Banjarmasin.
Sahbirin berharap, kegiatan ini dapat memupuk semangat masyarakat untuk terus menggelorakan olahraga. “Serta semangat pemuda semakin bergelora dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama dalam berolahraga,” harapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul talenta-talenta baru pemain futsal Banua yang nantinya bisa mengharumkan nama Kalsel di ajang nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel, Hermansyah mengatakan, para juara nantinya akan mendapatkan trofi, sertifikat, dan uang pembinaan dengan total Rp100 juta.
“Hadiah yang disediakan cukup besar dengan total Rp100 juta,” kata Hermansyah.
Salah satu peserta, yakni pelatih dari tim Jimat FC, Edy Susanto mengatakan, kejuaraan futsal ini mempertandingkan tim-tim terbaik di Kalsel. “Terlihat dari tim-tim yang ikut serta dan pemain-pemainnya merupakan pemain terbaik di Kalsel, tentu ini sangat bergengsi,” pungkasnya.(bir/yn/ris) Editor : Arief