Elpiji 3 Kg Murah Diserbu Warga, Dijual Sesuai Harga Pangkalan Rp18.500 Per Tabung

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:13 WIB
DISERBU: Warga Banjarbaru berbondong-bondong memadati pasar murah yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Banjarmasin. 
(Foto: Sheilla/Radar Banjarmasin) 
DISERBU: Warga Banjarbaru berbondong-bondong memadati pasar murah yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Banjarmasin.  (Foto: Sheilla/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Gelaran pasar murah yang difasilitasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin disambut antusias warga Banjarbaru. 

Di pasar murah ini, warga bisa membeli elpiji subsidi sesuai harga pangkalan, yakni Rp18.500 per tabung, dengan menunjukkan KTP.

Kegiatan kolaboratif tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang belakangan kesulitan mendapatkan pasokan gas elpiji 3 kilogram.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Banjarbaru mengapresiasi penuh inisiatif instansi vertikal tersebut. 

Kepala Disdag Kota Banjarbaru, Muriani, menjelaskan pihak Imigrasi meminta fasilitasi ke Pertamina melalui pihaknya untuk menghadirkan operasi pasar elpiji bersubsidi di lokasi acara.

"Sebenarnya ini agenda Imigrasi. Cuma mereka minta kita memfasilitasi ke Pertamina untuk sekalian operasi pasar gas LPG 3 kg subsidi. Jadi kita gandeng pula Agen Penyalur LPG Publik Massal (APM) untuk pasar murah ini," ujarnya. 

Ia menilai, langkah Imigrasi Banjarmasin sangat membantu Pemko Banjarbaru di tengah penyesuaian dan efisiensi anggaran daerah.

"Alhamdulillah kita merasa terbantu. Dengan efisiensi, frekuensi pasar murah dari kita 'kan jadi berkurang. Apalagi dalam kondisi ekonomi seperti ini, kegiatan ini sangat membantu masyarakat sekitar," tambahnya.

Guna menjaga stabilitas harga dan pasokan ke depan, Disdag Banjarbaru juga telah merancang agenda serupa. 

Muriani membeberkan, pihaknya merencanakan operasi pasar non-subsidi menggandeng Bulog dan Pertamina pada rangkaian momen 17 Agustus mendatang. Komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, dan elpiji.

"Sementara untuk operasi pasar yang bersubsidi, rencananya ada sekitar 10 kali kegiatan yang dilaksanakan setelah penetapan APBD Perubahan, atau sekitar September ke atas," pungkas Muriani. (she/al/ris) 

Editor : Arief
Berita Banjarbaru Pasar Murah gas elpiji