RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MARTAPURA - Dalam bahasa Banjar, kue semprong biasa disebut kue rokok. Makanan kering tradisional Khas Banjar ini sering ditemui di pasar, dengan ciri berbentuk gulungan panjang atau roll mirip rokok.
Kue semprong isi lumer merupakan inovasi dari kue semprong tradisional menjadi kue semprong kekinian. Yakni, dibentuk atau dilipat dengan isian toping manis. Varian rasanya ada 6 jenis, yaitu coklat, tiramisu, cappucino, vanilla, keju, dan strawberry.
Dalam proses pengembangan usaha ini, kue semprong isi lumer hasil produksi Sadudin ini banyak mendapatkan dukungan dari para pegiat umkm dan dinas terkait.
Antara lain, berupa penyediaan fasilitas seperti pelatihan, pameran umkm, program pengembangan usaha, dan perizinan. Kue Semprong Isi Lumer Sadudin juga sudah difaslitasi untuk mendapatkan PIRT, sertifikasi halal, serta hak merk.
Diakhir tahun 2023, Sadudin mengikuti pelatihan yang diadakan DKUMPP Kabupaten Banjar dengan tema pertemuan UMKM dengan ritel modern Indomaret. Pada kegiatan yang diinisiasi Dekranasda Kabupaten Banjar itu, pihak ritel modern Indomaret mengkurasi UMKM yang layak untuk bergabung dalam program kemitraan.
"Dengan adanya saran dan dorongan dari DKUMPP Kabupaten Banjar untuk mengembangkan usaha, saya disarankan mengikuti dan menindaklanjuti fasilitas tersebut. Sejak saat itu, saya bersedia dan menerima kemitraan dengan melengkapi segala persyaratan dan prosedur yang diminta oleh pihak retail Indomaret," ujar Sadudin.
"Dengan resminya bergabung jadi mitra Indomaret, banyak sekali manfaat dan dampak positif yang saya dapatkan. Salah satunya menumbuhkan rasa percaya konsumen terhadap produks Kue Semprong Isi Lumer Sadudin, mampu memperluas pemasaran, dan meningkatkan kualitas produk. Hal terpenting adalah dalam proses kemitraan ini, pihak Indomaret dengan sepenuh hari memberi kesempatan kepada UMKM untuk ikut serta dalam ritel modern dengan prosedur dan persyaratan yang mudah," tandasnya.
Editor : Fauzan Ridhani