BANJARBARU - Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PT Arutmin Indonesia (Arutmin) salah satu unit usaha salah satu unit usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyelenggarakan kegiatan edukasi K3 bagi mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) melalui Program Arutmin Mengajar.
Kegiatan ini berlangsung di Kampus Poliban, Banjarmasin, dan diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa mahasiswi dari berbagai jurusan. Program Arutmin Mengajar merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Arutmin yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi.
Pada kesempatan ini, Arutmin menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yaitu Adam Gita Akbar S KM, Head of Section SHE & Security Arutmin NPLCT. Serta, Risyad Kharisma Pradana S KM MM, Head of Section Safety & Health Supervisor Arutmin Batulicin. Keduanya memaparkan materi mengenai penerapan K3 di dunia industri, khususnya sektor pertambangan, termasuk pentingnya budaya keselamatan, manajemen risiko, serta implementasi standar keselamatan kerja di area operasional.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Poliban, Joni Riadi S St M T. Dalam sambutannya, Joni menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara dunia industri dan perguruan tinggi.
“Kegiatan ini sangat bernilai bagi mahasiswa, karena memberikan wawasan langsung dari para praktisi profesional. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan semangat belajar mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Arutmin, Diana Puspita menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pendidikan dan penguatan kompetensi generasi muda. “Melalui Program Arutmin Mengajar, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan K3 di dunia kerja. Semoga kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan memperkuat sinergi antara industri dan institusi pendidikan,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui kegiatan ini, Arutmin berharap dapat menanamkan kesadaran akan pentingnya budaya keselamatan sejak dini sebagai bekal memasuki dunia kerja. Sebagai perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kalimantan Selatan, Arutmin senantiasa berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip keselamatan, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial dalam setiap kegiatan operasionalnya.
Editor : Fauzan Ridhani