BANJARMASIN - Di tengah musibah banjir yang hampir melanda semua daerah di Kalsel, ada secercah harapan untuk ekonomi Kalsel ditahun 2026 ini. Hal ini terungkap pada kegiatan Focus Group Disscussion (FGD) yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalsel di Pawon Tlogo, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (28/1/2026).
FGD tersebut menghadirkan Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, Adhi Maulana dan Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (FEB ULM), Dr Yunani SE MSi. Kemudian, Direktur Eksekutif WALHI Kalsel, Raden Rafiq Sepdian, dan Pengamat Tata Ruang Kalsel, Eng Akbar Rahman ST MT.
Diungkapkan Ketua Kadin Kalsel, Shinta Laksmi Dewi kegiatan ini untuk memprediksi perkembangan ekonomi Kalsel 2026 dan solusi ekologi untuk menghindari bencana di Kalsel.
"Tahun 2025 ditutup dengan pertumbuhan ekonomi Kalsel sebesar 5,2 persen, tentunya kami berharap pertumbuhan ekonomi Kalsel di 2026 bisa lebih besar dari 5,2 persen," ungkapnya.
Diungkapkan Dewi, Kadin Kalsel terus berupaya turut berperan mengawal pertumbuhan ekonomi Kalsel menuju arah yang semakin membaik
"Kami melihat masih ada peluang untuk peningkatan ekonomi. Seperti sektor infrastruktur dan sektor MBG yang sekarang jadi salah satu penggerak ekonomi daerah," pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani