TANJUNG – Bazar Inovasi UMKM Adaro Spectapreneur 6.0 sukses digelar sepekan lamanya di Tanjung Expo Center, Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Direktur Operasional PT Adaro Indonesia, Wahyu Sulistyo menegaskan bahwa UMKM terbukti mampu bertahan di tengah kesulitan ekonomi, terlebih Tabalong saat ini masih mengandalkan batu bara.
“Sehingga jika batu bara habis, perekonomian di Tabalong terus tumbuh dan kuat,” terangnya.
Ia menambahkan, UMKM juga merupakan pelaku usaha yang cukup besar dalam menyerap tenaga kerja. “UMKM itu 97 persen penyerap tenaga kerja,” tegasnya.
Terkait produk UMKM yang diminati, Wahyu menyebut salah satunya adalah madu kelulut. Ia kerap mempromosikannya dengan membeli dan membawanya langsung ke Jakarta untuk dikonsumsi serta dibagikan kepada kerabatnya.
Pernyataan itu mendapat dukungan dari Wakil Bupati Tabalong, Habib Taufani Alkaf, yang mengapresiasi penyelenggaraan bazar. Menurutnya, kegiatan ini berhasil mendorong perkembangan UMKM Tabalong.
“Produk semakin bertambah dan kualitasnya juga bisa bersaing,” ujarnya.
Ia menekankan, ketika UMKM bangkit, maka berdampak pada kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Pemkab Tabalong, lanjutnya, akan terus mendukung dan membina UMKM melalui berbagai program, salah satunya adalah kredit permodalan bunga 0 persen Tabalong Smart tanpa biaya administrasi, promosi dan pemasaran digital, serta fasilitasi sertifikasi produk baik dari BPOM maupun halal.
Event ini pun diakui langsung oleh pelaku UMKM yang merasakan dampak peningkatan penjualan.
Akhmad Sam'ani, pemilik UMKM Kopi Humbal, mengatakan bazar ini sangat berpengaruh terhadap usahanya. “Dampaknya sangat luar biasa untuk brand kami dan omzet,” katanya. Ia menjual kopi robusta dan liberika asli Tabalong, dengan robusta dari Desa Lok Batu dan liberika dari Muara Uya.
Baca Juga: DPRD HSS Paripurnakan Jawaban Eksekutif Atas Pandangan Umum Fraksi Terkait Raperda RPPLH
Sementara itu, UMKM Pentol Ikan Patin M.Yu milik Koperasi Ponpes Miftahul Ulum, Desa Bangkiling Raya, Kecamatan Banua Lawas, Tabalong, juga ikut merasakan manfaatnya. Ketua Koperasi, Anang Aulia Rahman, mengaku baru pertama kali ikut bazar ini. “Ramai pembelinya,” ujarnya.
Bazar ditutup dengan talkshow bertema UMKM Inovatif, Penggerak Ekonomi Berkelanjutan, yang menghadirkan Wakil Bupati Tabalong Habib Taufani Alkaf, Direktur Operasional PT Adaro Indonesia Wahyu Sulistyo, serta dua pelaku UMKM. Ratusan pelaku UMKM dan pengunjung turut menyaksikan langsung.
Editor : Fauzan Ridhani