Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

PT Bandangantirta Agung Kembali Sabet Penghargaan SNI Award 2024, Satu-satunya di Banua

Norsalim Yahya • Minggu, 24 November 2024 | 18:11 WIB
MEMBANGGAKAN:Direktur Utama PT Bandangantirta Agung, Chendrawan Sugianto ketika menerima Penghargaan SNI Award 2024, Kamis (21/11/2024) di Jakarta.(Foto-foto:PT Bandangantirta Agung)
MEMBANGGAKAN:Direktur Utama PT Bandangantirta Agung, Chendrawan Sugianto ketika menerima Penghargaan SNI Award 2024, Kamis (21/11/2024) di Jakarta.(Foto-foto:PT Bandangantirta Agung)

PELAIHARI - Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) PT Bandangantirta Agung berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang Standar Nasional Indonesia (SNI) Award 2024 yang diselenggarakan Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Perusahaan yang beroperasi sejak tahun 1991 tersebut berhasil menyabet penghargaan SNI Award Peringkat Perunggu di kategori Organisasi Besar Produk Sektor Agro.

Penghargaan tersebut diterima langsung Direktur Utama PT Bandangantirta Agung Chendrawan Sugianto, Kamis (21/11/2024) di Jakarta.

Perusahaan AMDK yang memiliki merek Prof (first brand) dan Galuh (second brand) ini menjadi salah satu dari 69 organisasi yang layak memperoleh penghargaan dari total 251 organisasi yang ikut berpartisipasi se-Indonesia, bahkan menjadi satu-satunya di Banua.

Chendrawan mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih kali ini. Penghargaan tersebut ia dedikasikan untuk Banua Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Pencapaian ini juga menjadi sebuah motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan performa perusahaan kami,” ucapnya, Sabtu (23/11/2024), didampingi Direktur, Juanda Sugianto dan Wakil Manajemen, Adroeni HA.

Dia mengatakan pencapaian ini bukan pihaknya dapatkan secara tiba-tiba. Namun, melalui proses yang cukup lama sekitar sepuluh tahun. Sejak menerima penghargaan serupa pada 2014 lalu.

“Pada 2014 PT Bandangantirta Agung memperoleh penghargaan emas SNI Award dan bersaing dengan perusahaan sejenis dalam kategori perusahaan kecil barang,” ungkapnya.

Selanjutnya, pihaknya juga komitmen dalam hal pembayaran pajak kepada pemerintah dan berbagi dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Selain itu, kami juga turut berkomitmen pada gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan. Hal ini dibuktikan adanya lahan konservasi di belakang pabrik,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri SNI Award 2024, Hariyadi B Sukamdani mengungkapkan penilaian menitikberatkan pada kontribusi organisasi dalam standardisasi dan penilaian kesesuaian serta aspek keberlanjutan (sustainability), digitalisasi, ekonomi sirkular, juga tata kelola ESG (Environmental, Social, and Governance).

Sebagai informasi, PT Bandangantirta Agung adalah perusahaan industri AMDK kategori air murni yang telah beroperasi sejak tahun 1991 di Kabupaten Banjar, Kalsel.

Pada tahun 2005 melakukan ekspansi ke daerah Bati-Bati, Tanah Laut (Tala) dan berkembang menjadi seperti sekarang.

Produk yang telah dihasilkan yaitu AMDK berkualitas tinggi (air murni) dengan merk Prof dan Galuh, varian kemasannya meliputi Prof Cup 210 mililiter dan Galuh Cup 200 mililiter. Lalu, Prof botol kemasan 250, 330, 600, dan 1500 mililiter, serta Prof galon 19 liter.

Mesin produksi AMDK yang telah ada meliputi mesin cup robotik 12 unit, mesin botol robotik 4 unit, dan mesin galon R Bardy 2 unit.

PT Bandangantirta Agung telah melakukan kerja sama pembuatan kemasan cup dengan partner inplant PT Hokkan Deltapack Industri (PMA Jepang). Saat ini sedang dalam perencanaan untuk menghadirkan partner inplant PET Preform untuk kemasan botol.

Selain SNI Award, PT Bandangantirta Agung juga meraih penghargaan lain. Diantaranya Sidhakarya Provinsi Kalsel tahun 2018 dan Paramakarya Kementerian Ketenagakerjaan RI tahun 2019.

Editor : Fauzan Ridhani
#sni award #penghargaan bergengsi #Badan Sertifikasi Nasional #air minum dalam kemasan #Pelaihari