BANJARMASIN - Buket bunga artifisial hadir lebih ekonomis. Varian single flower kini menjadi alternatif untuk hadiah.
Salah seorang pengrajin asal Sungai Lulut, Banjarmasin Utara, Fitri, menuturkan varian bunga tunggal menjadi pilihan untuk tanda ucapan selamat di saat bujet minim.
“Selain lebih ekonomis, bunga ini juga tampak beda dari biasanya. Terlihat lucu juga,” ujarnya.
Single flower adalah karangan bunga satuan yang dikreasikan dengan kemasan unik. Ada yang memakai mika, kotak hibgga rangkaian kertas buket cantik.
Meski cuma setangkai, single flower tak kalah cantik dibanding buket besar. “Meski lebih kecil, bunga tunggal ini tidak mengurangi maknanya. Tetap berarti apalagi diberi oleh yang tersayang,” ujarnya.
Senada dengan Anjar, pebisnis buket bunga artifisial asal Kuin Selatan, Banjarmasin Utara. Ia menuturkan, single flower punya pangsa pasar sendiri.
“Biasa dibeli oleh kalangan siswa dan mahasiswa karena harganya lebih ekonomis,” ujar owner Balqis Craft itu.
Ada empat variasi single flower yang ia tawarkan. Seperti single flower basic dengan harga Rp10.000, mini buket seharga Rp18.000, flower box dengan harga Rp25.000 dan buket premium dengan harga Rp35.000.
Perbedaannya ada pada jenis bunga yang dipakai. “Ada yang pakai bunga biasa, ada juga yang bunga premium dengan bentuk mawar seperti aslinya,” jelas Anjar.
Single flower ini juga dirangkai secantik mungkin. Sehingga tak mengurangi nilai estetikanya. “Untuk yang varian Rp35.000, ada yang berbentuk buket pendek, ada juga yang kombinasi bunga baby breath,” jelasnya.
Penjualan single flower ini tak hanya digandrungi peminat eceran, tetapi juga pembeli partaian. Biasanya untuk dijual kembali atau pun untuk dibagikan pada acara tertentu.
Editor : Muhammad Helmi