KOTABARU - Seorang perantau dari Sulawesi, Bombang, alias Syarifudin, yang tinggal di Desa Sungai Limau Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru. Ia memiliki kreativitas yang tinggi dalam memanfaatkan lahan yang tersedia. Ia menanam sayur-sayuran, seperti tomat dan terong, di pinggir jalan desa yang sebelumnya ditumbuhi rumput liar.
Bombang menceritakan ia awalnya merantau ke Kotabaru untuk bertani padi, tetapi ia tidak puas dan ingin mencoba hal lain. Ia terkendala masalah lahan, karena ia hanya seorang perantau yang tidak banyak memiliki tanah. Ia kemudian melihat peluang di pinggir jalan desa yang masih menyisakan sedikit tempat. “Saat itu saya berpikir mungkin kalau pinggir jalan yang dipenuhi rumput liar ini bisa dibersihkan dan ditanami tomat dan terong,” katanya.
Dengan modal parang dan cangkul, ia membersihkan bedeng jalan sepanjang 200 meter kiri dan kanan pinggir jalan. Ia kemudian menata bedeng jalan tersebut untuk dijadikan tempat tanaman. Hasilnya, kebun tomat dan terong yang menjadi impiannya berhasil dan sekarang dapat dinikmatinya. “Alhamdulillah tanaman tomat dan terong ini sudah tiga kali penanaman dan hasilnya cukup memuaskan,” ujarnya.
Bombang mengaku bahwa dari hasil jualan sayur, ia sudah mampu membayar cicilan dan membeli sepeda motor NMAX yang diimpikannya. Ia juga merasa hidupnya sudah terpenuhi.
Kreativitas Bombang membuat masyarakat setempat bangga. Salah satunya adalah Jali, salah satu dusun di Desa Sungai Limau. Ia mengapresiasi inisiatif Bombang dan berharap pemerintah juga memberikan dukungan. “Hal yang dilakukan Bombang luar biasa, pinggir jalan jadi bersih dan terawat dan sangat tertata terlihat,” puji Jali.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief