"Kita mau bikin ekosistem, harapannya bisa selaras dengan kebijakan pemerintah dan dunia industri," ujar Plt Direktur Mitras DUDI, Uuf Brajawidagda.
Pendidikan vokasi, menurut Uuf, harus adaptif terhadap perubahan dan dinamika yang terjadi di dunia industri. "Mereka harus membuat penyesuaian-penyesuaian di aspek mana saja, kapan, dan berapa banyak," jelasnya.
Direktur Politeknik Banjarmasin, Joniriadi melihat diskusi ini sebagai cara menggali permasalahan di Banua untuk dipecahkan bersama-sama.
"Kita bisa tahu penyiapan SDM seperti apa yang dibutuhkan dunia industri," jelasnya.
Sementara itu, Kepala BRIDA Kalsel, Muhammad Amin mengingatkan 40 persen serapan tenaga kerja sektor industri di Kalsel masih didominasi lulusan SD.
"Kita tidak ingin terus seperti ini, harus ada perubahan dan kemajuan," tegasnya. (gmp/az/fud) Editor : Arief