Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jadi Lokasi Ngabuburit, Menara Pandang Cocok Jadi Lokasi Pasar Wadai

Arief • Selasa, 14 Februari 2023 | 08:35 WIB
JADI ALTERNATIF: Terfokus di satu tempat di kawasan Menara Pandang Banjarmasin, Pasar Wadai Ramadan diklaim mampu meningkatkan potensi pariwisata di Banjarmasin. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
JADI ALTERNATIF: Terfokus di satu tempat di kawasan Menara Pandang Banjarmasin, Pasar Wadai Ramadan diklaim mampu meningkatkan potensi pariwisata di Banjarmasin. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
BANJARMASIN - Pasar Wadai Ramadan kembali digelar tahun ini. Sebelumnya, sempat tidak dilaksanakan karena terkendala pandemi Covid-19.

Rencana tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor kemarin (13/2). Seusai menggelar rapat persiapan Pasar Wadai Ramadan di Disdik Banjarmasin.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lokasi pasar tersebut juga dipindah. Bila semula berlokasi di depan Balai Kota maupun di RTH Kamboja, Pasar Wadai Ramadan tahun ini rencananya digelar di kawasan Siring Menara Pandang. Di Jalan Pierre Tendean Banjarmasin. Persis di samping gedung Menara Pandang. Atau lokasi yang dulunya digelar untuk acara Job Fair 2022 tadi. Sedangkan kawasan depan Menara Pandang, nantinya bakal disterilkan untuk masyarakat yang bersantai.

Mengapa pindah ke sana? Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor mengatakan pihaknya memberikan alternatif lokasi. Ia menilai dari sisi kesinambungan, kawasan tersebut dinilai representatif. Lantaran umumnya kawasan tersebut kerap dijadikan lokasi ngabuburit, alias menunggu waktu berbuka oleh masyarakat. "Jadi kami menilai, perlu ruang yang luas. Apalagi lokasi Menara Pandang ini pernah menjadi lokasi Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF)," ujarnya, kemarin (13/2) siang.

Arifin juga mengklaim lokasi yang ditunjuk mampu menampung para pedagang yang berjualan di Pasar Wadai Ramadan. Bahkan, hingga Pedagang Kaki Lima (PKL). "Terpenting membuat mudah dan nyaman masyarakat untuk mendatangi," bandingnya.

Ia mengatakan sebagai upaya persiapan, tentu ada sejumlah hal yang harus dibenahi. Misalnya, terkait lokasi parkir, penerangan, petugas kebersihan, dan keamanan. "Kami sudah meminta pihak penyelenggara untuk mempersiapkannya dari sekarang," tekannya.

Berapa jumlah pedagang yang nantinya mengisi Pasar Wadai Ramadan? Arifin menyebut sementara ini ada 160 pedagang. Jumlah itu tentu belum termasuk dengan PKL.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin, Iwan Fitriady mengapresiasi rencana perhelatan Pasar Wadai Ramadan itu. Ia menginginkan penetapan lokasi Siring Menara Pandang sebagai wadah Pasar Wadai Ramadan jadi momentum bagi dinas terkait untuk bersama-sama membenahi objek wisata tersebut. "Apalagi karena ini pertama kalinya digelar di Siring Menara Pandang," ujarnya.

Sudah sejauh mana persiapannya? Selain menyiapkan lahan untuk paguyuban yang menjual makanan dan minuman, pihaknya juga masih mempersiapkan lahan untuk para PKL. "Ini masih kami bicarakan. Belum kami putuskan apakah ada lahan yang disediakan untuk mereka. Paling diutamakan pedagang yang tergabung paguyuban," jelasnya.

"Lalu, event organizer yang kami tunjuk pun masih membuat desain untuk ketersediaan lahan. Berkaitan dengan pedagang online masih kami bicarakan," tambahnya.

Kepala Cabang Utama Bank Kalsel, Firmansyah yang saat rapat juga hadir turut menyatakan dukungannya. Mulai dari stan pedagang, hingga batang pindai kode pembayaran secara digital. "Untuk jumlah stan atau tenda yang disediakan, masih dihitung seberapa banyak unit yang diperlukan," ujarnya.

Photo
Photo
LAHANNYA LUAS: Kawasan di samping Menara Pandang Banjarmasin bakal jadi lokasi Pasar Wadai Ramadan. Di tahun 2022 tadi, lokasi ini jadi tempat digelarnya Job Fair. | FOTO: WAHYU RAMADHAN

Terkait pembayaran secara digital, Firmansyah mengaku bahwa pihaknya sudah melengkapi fitur-fitur layanan perbankannya. "Edukasi menggunakan layanan digital, khususnya terkait berbagai macam transaksi terus kami lakukan. Jadi memudahkan masyarakat yang hendak transaksi," tambahnya.

Terkait lokasi di Siring Menara Pandang, Firmansyah yakin akan mampu menumbuhkembangkan pariwisata di Kota Banjarmasin. "Semua, terfokus pada satu wilayah (Siring Menara Pandang, red). Ini tentu bisa menjadi pemasukan asli daerah pula. Jadi saya rasa, perlu kerja sama segala pihak agar kegiatan bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.(war/az/dye) Editor : Arief
#Pasar Wadai