MARABAHAN-Kabupaten Barito Kuala (Batola) akan memiliki infrastruktur baru. Yakni, long storage yang berlokasi di Desa Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan. Kolam penampungan air sungai ini berukuran sangat besar. Yakni, lebar 60 meter dan panjang 1.200 meter. Tak tanggung-tanggung, Long Storage Marabahan mampu menampung air hingga 0,28 juta meter kubik.
Proyek pengerjaan Long Storage Kabupaten Batola dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III. “Long storage ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dalam hal ini, teknis pekerjaan dilakukan oleh BWS Kalimantan III,” ungkap Ridwan, Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jaringan Sumber Air (Satker PJSA) BWS Kalimantan III.
Long Storage ini berfungsi menyimpan air dari sungai, kanal, maupun parit pada lahan yang datar. Kemudian, sebagai sarana penampungan air sementara dari saluran pembuangan sebelum dialirkan ke sungai, sehingga dapat mengantisipasi atau meminimalisir terjadinya banjir. Selain itu, sebagai penampungan air hujan sementara dan penyalur atau distribusi air. “Long storage juga berfungsi sebagai wadah penyediaan air baku, untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan air di musim kemarau,” sebutnya.
Selain untuk wadah penampungan air sungai, Long Storage Marabahan juga memiliki fungsi sebagai sarana latihan cabang olahraga (cabor) dayung dan objek wisata. “Sebagaimana diketahui, Kabupaten Batola merupakan barometer cabor dayung di Kalsel. Selama ini, para atlet dayung berlatih di sungai, namun berbaur dengan aktivitas masyarakat setempat. Dengan adanya Long Storage ini, nantinya para atlet dayung Batola maupun Kalsel bisa berlatih dengan lebih fokus,” sebutnya.
Dibangun pada 2021-2022 secara multiyears, infrastruktur ini didanai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp67,7 miliar. “Long Storage Marabahan dilengkapi satu buah rumah pompa, dua unit pompa air, dan dua unit pintu air. Rencana peningkatan struktur paling cepat akan dilakukan pada tahun kedua setelah pekerjaan selesai. Tergantung tingkat urgensi dan ketersediaan dana,” tandasnya.(adv/oza)
Editor : Arief